HETANEWS

Bandar Narkoba Dibekuk Tim Polsek Kota Kisaran, Ini Disampaikan Kapolsek

Kapolsek Kota saat memberi keterangan press rilis terkait penangkapan bandar Narkoba diwilayah hukumnya. (foto/heru)

Asahan, hetanews.com – Pas lagi menunggu pembeli, tersangka berinisial Budi Harjo (42), warga kelurahan Siumbut - umbut baru, dibekuk tim Polsek Kota Kisaran, Rabu (17/1/2018). 

Kepada Hetanews.com, Kapolsek Kota, Iptu Rianto didampingi Kanit Reskrim, Ipda Syamsul Adhar yang disaksikan Kasat Narkoba, AKP Nelson Siregar mengatakan,  “penangkapan bandar narkoba ini  berkat laporan masyarakat yang resah, dimana sering terjadi transaksi narkoba dilingkungan itu hingga kita melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka dengan diperkuat barang bukti yang diamankan, “ujar Kapolsek. 

Masih katanya, tersangka dibekuk saat menunggu pembeli, pada Selasa (16/1/2018), di jalan Gori, kelurahan Siumbut baru,  kecamatan Kisaran Timur, kabupaten Asahan dengan barang bukti, sebanyak 6 paket kecil daun ganja kering dan 8 plastik klip kecil sabu yang disimpan dalam celananya. 

Tidak sampai disitu saja, tersangka ini kita lakukan pengembangan dan kembali mendapatkan barang bukti, dirumahnya yang berada di jalan Melinjo, kelurahan dan kecamatan yang sama dengan menyimpan sebuat tas rangsel yang berisikan bungkusan koran dan bungkusan pelastik berisi daun ganja kering. 

Tersangka saat diamankan di Polsek Kota Kisaran Polres Asahan. (foto/heru) 

"Barang bukti yang kita amankan sebanyak 440 gram narkoba jenis sabu, ditambah daun ganja kering sebanyak 2, 38 gram ditambah timbangan elektrik dan beberapa barang bukti lainnya, “ujar Kapolsek yang baru dilantik satu bulan ini. 

Dimana diketahui, narkoba jenis ganja didapat tersangka dari inisial BI, warga Medan. Sementara narkoba jenis sabu didapat dari WI, warga Tanjung Balai. 

Kapolsek menegaskan, akan terus memburu para pemakai maupun penjual hingga tingkat  bandarnya. 

"Sesuai dengan perintah atasan maka menjadi amanah yang harus saya pegang untuk memberantas peredaran narkoba  yang merusak generasi bangsa ini terutama  diwilayah hukum kita , “tegas Rianto. 

Kepada hetanews, tersangka mengaku berawal sebagai pemakai dan berlanjut menjadi penjual barang haram itu. 

"Awalnya makai bang, namun karna kebutuhan, ya menjual lah bang, “ujarnya sembari mengakui sudah 6 bulan ini melakoni menjual narkoba. 

Sejumlah barang bukti yang diamankan. (foto/heru) 

Terpisah, Kasat Narkoba Polres Asahan yang hadir hari itu mengatakan, akan tetap mengajak semua elemen masyarakat memerangi peredaraan narkoba dan tetap menjalin sinergritas dengan semua  polsek di wilayah hukum Polres Asahan. 

"Kita tindak tegas  dan akan kita gelar press rilis setiap bulan terkait penangkapan yang kita lakukan di wilayah hukum kita, “ujar orang nomor satu di Sat Narkoba itu. 

Sementara pasal yang dipersangkakan kepada tersangka, pasal 114  ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) subs pasal 111 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 20 tahun. 

Penulis: heru. Editor: gun.