HETANEWS.COM

Harga Beras di Pasar Tradisional Naik, Rastra Beredar

Pedagang beras di Pasar Horas, Gedung III Kota Siantar. (foto/hug)

Siantar, hetanews.com - Harga eceran beras di Pasar Horas, meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, grosir maupun pengecer, menjual beras sejahtra (Rastra) dari Bulog untuk memenuhi permintaan konsumen. 

Pantauan hetanews.com, Rabu (17/1/2018) siang, sekira pukul 11.00 WIB, di salah satu Grosir Beras, di Gedung III Pasar Horas, Kecamatan Siantar Barat, Rina Situmorang, ibu rumah tangga yang tinggal Kelurahan Bukit Sofa, memborong beras sebanyak 3 karung (90 Kg) untuk stok selama 3 bulan. 

"Harganya naik. Gaji gak naik. Kalau harga naik, gaji naik masih enak. Ini enggak,"kata ibu yang mengaku bersuamikan Pegawai Negeri Sipil ini. 

Ditempat yang berbeda, Ayu (23), salah seorang pedagang beras, di Gedung II Pasar Horas mengatakan, jika harga beras mulai naik di Pasar Horas terhitung sejak bulan November 2017. Kenaikan beras mencapai Rp.10 ribu samapai Rp.20 ribu, menurut jenisnya. Kenaikan beras tersebut, kata Ayu, mempengaruhi jumlah pembeli. 

Masih kata Ayu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Bulog mendistribusikan beras sejahtera  ke grosir atau pun pengecer, mulai Januari ini.

"Orang itu menyediakan beras bulog sesuai permintaan kita. Dari orang itu kita ambil Rp.8 ribu, lalu kita jual Rp.8500 per kilonya. Itu untuk membantu mahalnya harga beras," ujar pedagang yang bermukim, di Tojai Lama, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari ini.

Ditempat yang sama, Intan (57), terpaksa membeli beras Rastra eceran akibat belum menerima jatah Rastra dari kelurahan. Intan, warga Kelurahan Sumber Jaya II, Kecamatan Siantar Martoba ini membelanjakan beras Bulog tersebut sebanyak tiga liter.

Intan adalah salah seorang pengusaha kuliner kecil - kecilan yang rencananya akan menggunakan Rastra untuk nasi goreng.

"Sejak janda aku menerima beras miskin  dari kelurahan. Bulan ini belum ada di kasih lurah. Kuponnya pun belum ada dibagikan. Terakhir Desember lah," ujar ibu pemilik warung nasi goreng dan mie sop di Simpang Krang ini.

Adapun informasi harga yang  dihimpun hetanews dari beberapa grosir dan pengecer di Pasar Horas antara lain, beras ramos sebelumnya Rp.335 ribu per karung naik menjadi Rp.350 ribu. Kuku balam Rp.315 ribu per karung naik menjadi Rp.330 ribu. Beras IR 64 sebelumnya seharga Rp.290 ribu per karung naik menjadi Rp.315 ribu.

Penulis: gee. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!