Simalungun, hetanews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun pimpinan Irvan Paham PD Samosir dalam pengusutan kasus korupsi dan penyelamatan uang negara. 

Khususnya terkait pelaksanaan eksekusi pidana badan terhadap mantan Bupati Simalungun, Zulkarnaen Damanik.

Eksekusi yang telah dilaksanakan berlangsung kooperatif dan profesional oleh tim jaksa pidsus Kejari Simalungun.

Kasi Pidsus Rendra Y Pardede telah melakukan eksekusi terhadap mantan orang nomor 1 di Simalungun tersebut dengan aman dan terkendali, sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 2201 K/Pid.Sus/2014.

Selain itu juga mantan Bendahara Pemkab Simalungun, Sugiati yang telah lebih dulu dieksekusi. Kedua terpidana ini telah membayar uang pengganti dan juga denda. Sehingga tidak hanya pidana badan, tetapi juga semua kerugian negara telah dibayarkan.

Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun, Irvan Samosir kepada wartawan, Rabu (17/1/2018) di kantornya.

Sebelumnya juga telah diberitakan, Kejari Simalungun telah menyelamatkan keuangan negara hampir Rp 8 miliar sepanjang tahun 2017.

Terpidana lainnya mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simalungun, Asli Dakhi yang telah dieksekusi juga membayar denda dan keuangan negara. Juga terpidana penunggak pajak, selain pidana penjara juga membayar semua kerugian negara.

"Dengan kata lain, Kejari Simalungun dalam pengusutan kasus korupsi bekerja secara maksimal dan profesional tak hanya menjalankan hukuman badan, tapi berupaya agar si pelaku mengembalikan kerugian negara," tegas Irvan.

Dirinya berharap, di tahun 2018, lebih banyak kasus korupsi dapat diungkapkan oleh Kejari Simalungun.