HETANEWS.COM

PPP Rekayasa Kisruh Karena Usung Djarot-Sihar? Penjelasan Arsul Sani dan Yulizar Parlagutan

Ketua DPW PPP Sumut Yulizar Parlagutan Lubis di Kantor DPW PPP Sumut Jalan Raden Saleh, Medan, Kamis (11/1/2018). TRIBUN MEDAN / NANDA F BATUBARA

Medan, hetanews.com - PPP disebut-sebut melakukan rekayasa kisruh untuk menyelamatkan muka partai karena mendukung pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus pada Pilgub Sumut 2018-2023 mendatang.

Seperti diketahui, bakal pasangan Djarot yang didukung  PPP, Sihar Sitorus, beragama Kristen. Hal ini disebut-sebut tidak sesuai dengan aturan partai berlambang Ka'bah tersebut.

Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani pun angkat bicara soal isu yang menyebut partainya sedang memainkan 'drama'.

Ia menyebut pembuat isu tersebut sebagai orang yang kreatif. 

"Wah kreatif itu yg bikin isu rekayasa," kata Arsul saat dihubungi, Selasa (16/1/2018).

Arsul menjelaskan, sosok yang diusung PPP sebagai Bakal Calon Gubernur Sumut 2018-2023, yakni Djarot, adalah beragama Islam. Menurut dia, hal itu tidak melanggar aturan partai meski pun bakal pasangannya nanti tidak seiman.

"Djarot itu kan Muslim. Kalau calon gubernurnya sudah Muslim, hanya calon wakil gubernurnya yang non Muslim, lalu dimana salahnya secara prinsip Islam dalam memilih pemimpin sehingga harus direkayasa," katanya.

Arsul menyatakan tidak ada rekayasa yang dilakukan pihaknya.

"Bahwa di jajaran internal PPP banyak yang menolak, ya itu aspirasi murni politik para kader yang tidak direkayasa siapa pun. Bagi kami ini harus dihormati meski tidak dapat dihindari bahwa di ruang publik menampakkan kekisruhan," katanya.

"Kami Insya Allah bisa menyelesaikannya dengan baik," sambung Arsul.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis tidak membenarkan sekaligus tidak membantah isu rekayasa ini.

Ia pun meminta didoakan agar tetap istiqomah memperjuangkan kepentingan ini.

"Biar waktu yang menjawab," katanya.

Sumber: tribunnews.com

Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan