HETANEWS.COM

Mak Cum, 'Ratu Sabu' Dituntut 9 Tahun Penjara di PN Tebingtinggi

Terdakwa Sumiarti alias Mak Cum.

Tebingtinggi, hetanews.com - Setelah mendengarkan sejumlah saksi di persidangan, terdakwa Sumiarti alias Mak Cum, dituntut 9 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sai Sintong Purba  dengan pasal 114 ayat 2, Selasa (16/1/2018), di Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi yang dipimpin majelis hakim, Sangkot Tobing.

Dalam dakwaan dan keterangan para saksi, bahwa terdakwa Mak Cum, warga Persiakan berumur 63 tahun itu pernah dihukum terkait kasus yang sama.

Dikatakan, pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2017, sekira pukul 00.30 WIB, di Jalan Pulau Seribu Lingkungan III Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, tepatnya di belakang rumah terdakwa, ditangkap petugas.

Sebelum Mak Cum ditangkap, Minggu, 6 Juli 2017, sekira pukul 19.00 WIB, UTE (DPO) datang ke rumah terdakwa untuk mengantarkan narkotika jenis sabu sebanyak 1  bungkus plastik transparan kecil seharga Rp 8.000.000. Dia mengatakan kepada terdakwa “ini barangnya mak jualkan”. Lalu terdakwa dan UTE (DPO) sepakat untuk dibayar setelah sabu tersebut laku terjual.

Selanjutnya, sebagian sabu tersebut terdakwa bagi atau masukkan kedalam 3  bungkus plastik klip transparan. Kemudian sabu tersebut, semuanya terdakwa masukkan ke dalam 1 lembar tisu dan terdakwa simpan di dalam tas terdakwa. Setelah itu, sekitar pukul 19.30 WIB, saksi M Sahdan Saragih  alias Popo (berkas terpisah) datang ke rumah terdakwa, menanyakan apakah sudah ada sabu, kemudian terdakwa menyerahkan 1 bungkus plastik kecil sabu seharga Rp 1000.000.

Mendengar Popo ditangkap polisi, terdakwa bangun dan mengambil tas terdakwa yang berisi 2 bungkus plastik kecil transparan yang berisi sabu. Kemudian terdakwa pergi bersembunyi di belakang rumah terdakwa dengan posisi jongkok.

Namun terdakwa berhasil ditemukan oleh pihak Kepolisian. Kemudian terdakwa ditangkap polisi dan dilakukan penggeledahan terhadap tas miliknya dan ditemukan narkotika jenis sabu.

Saat ditangkap petugas, barang bukti 2 bungkus plastik klip berisi kristal putih dengan berat netto 7,24  gram dan 1 botol plastik berisi 25 ml urine.

Sidang  kembali digelar minggu depan untuk mendengarkan putusan dari majelis hakim.

Penulis: ver. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan