HETANEWS

Jual Narkoba Depan Rumah, Residivis Kasus Sabu Ini Terancam Penjara 5 Tahun dan 6 Bulan

Terdakwa Harpan Syahputra Siregar. (foto/BT)

Siantar, hetanews.com -  Terdakwa Harpan Syahputra Siregar (33), warga Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan, Siantar Timur, diancam penjara 5 tahun dan 6 bulan atas kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 1,15 gram.

Ancaman penjara dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dodi Gazali Emil, Selasa (16/1/2018), di Pengadilan Negeri (PN) Siantar.

"Menyatakan perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan bersalah melanggar tindak pidana narkotika. Menuntut terdakwa pidana penjara selama 5 tahun dan 6 bulan, denda sebesar 1 miliar subsider 6 bulan penjara," ujar Dodi.

Dalam amar tuntutannya, JPU menyatakan, perbuatan terdakwa melanggar pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika.

Disamping itu, Harpan juga tercatat sebagai resividis kasus sabu. Pada tahun 2015, dirinya dijatuhkan pidana penjara selama 2 tahun atas kepemilikan satu paket narkotika jenis sabu.

Harpan ditangkap petugas Sat Narkoba Polres Siantar, pada 15 Agustus 2017. Petugas yang semula menerima informasi mendatangi Harpan yang saat itu tengah santai didepan rumahnya.

Mengetahui petugas yang datang, Harpan mencoba membuang satu paket ke arah belakang badannya. Harpan kemudian langsung ditangkap dan barang yang buangnya, ternyata 1 paket narkotika diduga jenis sabu.

Tak sampai disitu, petugas kemudian menggeledah rumah dan di atas sofa, ditemukan sarung yang didalamnya ditemukan 1 paket narkotika diduga jenis sabu, 11 buah plastik klip kosong, 1 buah sendok yang terbuat dari pipet, uang sebanyak Rp 411 ribu, 1 kotak rokok magnum.

Dua paket sabu yang ditemukan itu seberat 1,15 gram dan tersangka mengakui semua barang bukti itu adalah miliknya. Tersangka dan barang bukti kemudian diboyong ke Mapolres Siantar untuk pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut.

Penulis: bt. Editor: gun.