Simalungun, hetanews.com - Majunya Bupati Simalungun JR Saragih menjadi Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumatera Utara didampingi Ance Selian sebagai Wakilnya, ternyata punya kebanggaan tersendiri bagi warga Sumut khususnya etnis Batak. 

Ikut mendaftar sebagai Balon (Bakal Calon) Gubernur Sumut periode 2018-2023, Selasa (9/1/2017) di KPUD Sumut, JR Saragih dan Ance Selian diarak sejumlah simpatisan dan relawan. Tidak itu saja, JR-Ance pun diiringi tari-tarian adat sebagai bentuk kearifan lokal Sumut. 

"JR Saragih adalah putra Batak satu satunya yang maju menjadi Gubernur Sumut. Sumut dikenal dengan beraga etnis yang harus dijaga kekompakannya," ujar P Sipayung warga Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Senin (15/1/2018).

Dia menambahkan, ada keistimewaan pasangan JR Saragih dan Ance Selian yang maju menjadi Gubernur. Keistimewaanya itu adalah, JR Saragih merupakan putra Batak satu-satunya dari etnis Simalungun, dan Ance sebagai penduduk asli Medan. Dengan itu, jelasnya, sudah dapat mewakili aspirasi Batak Simalungun yang selama ini belum pernah merasakan putra terbaik maju sebagai Calon Gubernur Sumut.

"Saya bangga sebagai orang Batak dan senang bila ada putra Batak yang ingin maju jadi pemimpin daerah terutama di sumut. Kita tau bahwa bapak JR Saragih adalah salah satu putra Batak terbaik saat ini, karena beliau juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Simalungun 2 periode  dan lolos sebagai Balon Gubernur. Perjuangan sangat saya apresiasi," jelasnya.

Sipayung berharap, etnis Batak khususnya Batak Simalungun mampu bersatu memberikan dukungan sepenuhnya kepada JR Saragih-Ance Silian.

"Ingin mendudukkan pak JR Saragih-Ance sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur maka kita harus bersatu untuk memilih. Apa itu mungkin terjadi jika orang Batak ikut berpartisipasi memilih nanti," katanya.

Sebagai Balon Gubernur dan Wakil Gubernur, JR-Ance sudah punya komitmen untuk membangun Sumut kearah yang lebih baik. Menjaga toleransi dan keanekaragaman suku dan budaya di Provinsi Sumatera Utara. Meski punya keturunan etnis Simalungun dan Karo, JR Saragih tidak pernah melepaskan perhatianya kepada suku maupun etnis lain. Hal itu terlihat selama JR Saragih menjabat sebagai Bupati Simalungun.