Gubernur Lantik Pj Wali Kota Padangsidempuan dan Wakil Wali Kota Siantar

Gubsu lantik Pj Wali Kota Padangsidempuan dan Wakil Wali Kota Siantar. (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com - Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, melantik Wakil Wali Kota Siantar, Toga Sitorus, di aula Raja Inal Siregar, lantai II, kantor Gubernur Sumut, Jumat (12/1/2018).

Acara ini juga dirangkai dengan melantik Kepala Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Provsu, Sarmadan Hasibuan sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Padangsidempuan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan atas nama Presiden RI sesuai dengan surat keputusan No.131.12-37/2018 dan Surat Keputusan No. 132.12-8567 tahun 2017.

Sarmadan dipilih sebagai Penjabat Wali Kota Padang Sidempuan setelah Wali Kota Padang Sidempuan dan Wakil Wali Kota Padang Sidempuan, berakhir masa jabatannya, pada tanggal 4 Januari 2018 lalu.

Sementara pelantikan Togar Sitorus sebagai  Wakil Wali Kota Siantar untuk mengisi kekosongan jabatan, dikarenakan Wakil Wali Kota terpilih Pilkada 2016, Hefriansyah telah dilantik menjadi Wali Kota. Di mana, Hefriansyah menggantikan almarhum Hulman Sitorus, sebagai Wali Kota terpilih yang meninggal dunia.

Hadir dalam pelantikan itu, anggota DPD RI, Parlindungan Purba, Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung, unsur forum koordinasi pimpinan daerah provinsi Sumatera Utara, Wakil Wali Kota Medan, Wali Kota Siantar, Ketua DPRD  Siantar dan Padang Sidempuan, SKPD provinsi serta para ulama.

Suasana pengambilan sumpah. (foto/ardiansyah)

Gubsu Tengku Erry Nuradi berharap, pejabat yang baru dilantik dapat memanfaatkan potensi potensi sekreatif mungkin, sehingga hasilnya nanti dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Pada 27 Juni 2018 akan dilaksanakan pesta demokrasi serentak di seluruh Indonesia yang diikuti 171 daerah 17 provinsi 115 kabupaten dan 39 kota. Khusus di Sumatera Utara, ada 8 kabupaten kota dan provinsi yang melaksanakan pilkada," ujarnya.

Pesta demokrasi ini akan meningkatkan suhu politik di tengah-tengah masyarakat karena seluruh pasangan calon dan partai politik, tentunya berusaha untuk meyakinkan pemilih memberikan hak pilihnya.

"Pilkada 2018  adalah tempat kita untuk menujukkan bahwa Sumatera Utara adalah provinsi yang siap melaksanakan demokrasi yang baik dan benar. Marilah kita terus merajut keberagaman itu dalam kebhinekaan kita dalam kesatuan negara kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.

Penulis: Ardiansyah. Editor: gun.