Tue 23 Oct 2018
CITIZEN JOURNALISM

Polsek Purba Bekuk Pembunuh Rosdelina boru Sihaloho yang Tak Lain Suaminya

Tersangka Jasalmon Simarmata saat diamankan polisi. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Pencarian pelaku pembunuh korban Rosdelina boru Sihaloho (51), warga Pematang Purba tidak sia-sia.

Satuan Reskrim Polres Simalungun bersama personil Polsek Puba akhirnya berhasil membekuk tersangka, Jasalmon Simarmata (58) yang juga tinggal satu nagori dengan korban.

Penangkapan tersangka menindaklanjuti pengaduan kakak korban, Agian Haloho (53), dengan Nomor LP : 01/ I /2018/ SU /Simal/Sek.Purba tanggal 7 Januari 2018.

Seperti diketahui bahwa kejadian berdarah itu terjadi pada Minggu, 7 Januari 2018, pukul 19.00 WIB, di dalam rumah tersangka.

Ada sejumlah saksi dalam kejadian itu, di antaranya, Hotben Purba (35), Nofeli boru Tamba (35), Mak Gita (38), Rasmi Napitu (50), dan Tio boru Manurung (48), masing-masing penduduk Nagori Pamatang Purba.

Hotben Purba menerangkan, saat itu dia sedang berada di rumahnya dan mendengar ada suara jeritan perempuan meminta tolong, dari dalam rumahJasalmon Simarmata (tetangga sebelah rumah), sehingga saksi mendatangi rumah (TKP) tersebut.

Namun, saat itu pintu depan rumah Jasalmon Simarmata, tertutup rapat dan kondisi terkunci dari dalam. Hotben terus mendengar suara minta tolong, “ampun pak,,,,,ampun pak,,,,”.

Tersangka Jasalmon Simarmata memperlihatkan barang bukti parang. (foto/zai)

Sementara tiga orang saksi lainnya (perempuan,red) sedang melintas dari depan rumah tempat kejadian.

Lalu Hotben Purba memanggil ketiga perempuan tersebut dan secara bersama, seraya hendak mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam rumah tersebut. Namun karena pintu terkunci, Hotben dan ketiga perempuan tersebut hanya bisa mendengar jeritan perempuan sedang berteriak "Tolong,,, tolong,, tolong,,,”.

Kemudian Hoteben mencoba mendobrak pintu depan rumah tersebut, namum tidak berhasil.

Lalu para saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada orang-orang yang saat itu sedang melayat di sekitar perkampungan tersebut, sehingga seorang perempuan, Tio boru Manurung (saksi ) langsung mendatangi TKP.

Dan setiba di TKP, ia  membuka pintu depan rumah tersebut, ternyata sudah tidak terkunci lagi, dan melihat korban Rosdelina boru Haloho (istri dari pelaku Jasalmon Simarmata) dalam posisi terlentang di lantai beralaskan tikar dalam kondisi mengalami luka bacokan di wajah dan kepala dan bersimbah darah.

Lalu saksi berteriak minta tolong dan kemudian berdatanganlah orang-orang di sekitar kampung tersebut.

Dan tak lama, personil Polsek Purba tiba di TKP, dan melakukan pertolongan terhadap korban yang saat itu dalam kondisi sekarat. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Tigarunggu. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Puskesmas, korban telah meninggal dunia.

Sadar tersangka lari, polisi melakukan pengejaran yang saat itu diduga kabur ke arah hutan yang berada di belakang rumah TKP tersebut. Namun, pelaku saat itu tidak ditemukan.

Kemudian pada 8 Januari 2018, pukul 04.00 WIB, polisi kembali melakukan  penyisiran hutan dan ladang masyarakat.

Polisi akhirnya menemukan tersangka sedang berada di dalam gubuk. Namun saat itu, pelaku berhasil kabur ke lembah hutan di daerah tersebut. Hingga polisi tidak berhasil melakukan penangkapan.

Tersangka Jasalmon Simarmata saat diminta keterangan. (foto/zai)

Kemudian pada 9 Januari 2018, dibantu Pangulu dan Aparat Desa, Nagori Pamatang Purba, polisi kembali mencari tersangka di ladangnya, namun belum juga berhasil.

Selanjutnya Kamis, 11 Januari 2018, personil Polsek Purba juga mencari pelaku di sekitar perladangannya. Dan sekitar pukul 20.00 WIB, atas informasi masyarakat, pelaku muncul di jalan umum. Sehingga dilakukan pengejaran ke ladang masyarakat hingga ke lembah hutan dan penutupan jalan yang diduga pelarian pelaku.

Pelaku akhirnya berhasil dibekuk pada Jumat (12/1/2018), pukul 08.30 WIB dan langsung diamankan ke Polsek Purba. 

Pengakuan tersangka kepada polisi, dia nekat menghabisi nyawa istrinya lantaran kesal dan cemburu.

 

 

Penulis: zai. Editor: gun.