Ruwetnya Soal Beras, Baru Ekspor Kini Indonesia Harus Impor

Pekerja di Pasar Induk Beras Cipinang

Jakarta, hetanews.com - Pemerintah akhirnya mengambil keputusan untuk mengimpor beras di awal tahun 2018. Ini merupakan imbas dari harga beras yang melonjak tak terkendali meskipun telah diadakan operasi pasar berkali-kali.

"Saya tidak mau mengambil risiko. Sambil menunggu panen raya yang diperkirakan Februari atau Maret ini, saya impor beras khusus," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kementerian Perdagangan, Kamis (11/1).

Untuk tahap awal, menurut Enggar, pemerintah akan mengimpor 500 ribu ton beras. Menurutnya, kualitas beras ini akan akan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 01 Tahun 2018.

Mentan melepas ekspor beras ke Sarawak
Mentan melepas ekspor beras ke Sarawak

Ironisnya, kebijakan impor beras ini dilakukan hanya berselang tiga bulan dari ekspor beras Indonesia ke Sarawak, Malaysia. Dikutip dari laman Kementerian Pertanian, Mentan Andi Amran Sulaiman melaunching ekspor beras ke Malaysia dengan kualitas Premium dan Medium pada 20 Oktober 2017 lalu.

Jumlah beras yang diekspor dari Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat itu memang tak banyak, yakni hanya 25 ton. Namun menurut Amran, ekspor beras ke Malaysia tidak hanya kali ini, tapi akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan Malaysia.

Amran menjelaskan, Malaysia setiap tahun mengimpor beras lebih dari satu juta ton. Kebutuhan itu ditutupi dengan impor dari Thailand, Vietnam, dan sejumlah negara lain. Pemerintah Indonesia telah melakukan pembicaraan dan meyakinkan pemerintah Malaysia, untuk ikut serta menutupi kebutuhan tersebut.
 

Jokowi dan PM Najib Tun Razak
Jokowi dan PM Najib Tun Razak

Permintaan itu juga disampaikan Presiden Joko Widodo dalam lawatannya ke Kuching, Serawak, November lalu. "Indonesia berharap Malaysia dapat menaikkan 20% kuota impor berasnya dari sekitar 150 ribu ton total beras yang diimpornya,” kata Jokowi dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden, Rabu (22/11).
 

 

 

 

sumber : kumparan.com

 

Penulis: -. Editor: Sella.