Tue 23 Oct 2018

Mau Turunkan Harga Beras, Kementan Gelar Bazar Beras Murah Di 11 Titik

Pelepasan 11 mobil bazar beras Kementan

Jakarta, hetanews.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) hari ini melaksanakan bazar beras murah. Adapun bazar beras ini diadakan sebagai salah satu cara pemerintah untuk menekan harga beras.

Untuk wilayah Jakarta, Kementan melepas sebanyak 11 unit mobil Toko Tani Indonesia (TII). Nantinya, mobil tersebut akan dilepas ke beberapa titik seperti Pasar Pondok Labu, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Kelurahan Balekambang Kecamatan Mampang, Pasar Warung Buncit, Pasar Cipinang Melayu, Kelurahan Cilandak Timur, Kelurahan Ragunan, Pasar Cijantung, Pasar Kramat Jati, dan Kecamatan Tebet.

Menurut Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, bazar beras murah ini sebagai upaya pemerintah dalam merespon harga beras yang belakangan ini melonjak tajam. Adapun total beras yang didistribusikan untuk di wilayah DKI sendiri sebanyak 10 ton. 
Tujuan pelaksanaan bazar ini kita tahu akhir-akhir ini harga beras naik dan kemudian harus ada action pemerintah, pertama Bulog melaksanakn OP (operasi pasar) berlangsung 3 minggu tapi enggak cukup jadi BKP dan Kementan bersama-sama melaksanakan bazar, jelas Agung saat melepas bazar beras murah di Toko Tani Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (11/1).

Ia mengklaim, dengan adanya bazar beras murah ini bisa menekan harga beras. Tak hanya wilayah DKI, Kementan juga melaksanakan bazar beras murah di tiga provinsi lainnya, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

Kita hari ini akan sebar, dan mungkin besok jadi bisa memengaruhi harga beras medium dan harga pangan yang lain supaya harga bisa kembali ke normal.
Adapun harga beras yang dijual dalam bazar kali ini merupakan beras medium. Kementan membanderol harga beras Rp 8.800/kg. Tak hanya beras yang turut didistribusikan dalam bazar kali ini yaitu bawang merah Rp 18.000/kg, minyak goreng Rp 11.000/liter, dan gula pasir Rp 12.000/kg.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan memutuskan untuk mengimpor 500.000 ton beras premium. Importir yang akan mendatangkan beras sebanyak itu adalah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero).

Menurut data Pemprov DKI Jakarta, kenaikan harga beras merata pada semua jenis. Misalnya beras medium jenis IR. I (IR 64) harganya sekarang Rp 11.715 per kg dan IR. II (IR 64) Rp 10.729 per kg. Padahal Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan hanya Rp 9.450 per kg. Begitu juga dengan beras jenis premium, harganya naik tinggi. Beras Sentra I misalnya, sekarang dibanderol Rp 12.694 per kg. Memang masih di bawah HET Rp 12.800, tetapi harga tersebut tergolong tinggi.

 

 

 

 

 

sumber : kumparan.com
 

Penulis: -. Editor: sella.