Jakarta, hetanews.com - Pemerintah memprioritaskan pengembangan 4 destinasi pariwisata.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di kantornya, Selasa (9/1/2017) memaparkan perkembangan terkini dari 4 'Bali Baru' tersebut.

Yang pertama adalah Danau Toba. Menurutnya, pertumbuhan pariwisata Danau Toba mengalami peningkatan signifikan, yakni 81% di 2017 dibandingkan tahun 2016.

"Padahal belum ada apa-apa, baru pembangunan lapangan terbang dan peraturan dimudahkan," kata Luhut saat ditemui di Kemenko Kemaritiman, Jakarta.

Sementara itu, untuk pembangunan infrastruktur seperti perhotelan baru akan dirapatkan. Hal ini, menurutnya, akan meningkatkan kunjungan turis di Danau Toba hingga ratusan persen.

Kedua adalah Borobudur. Menurutnya, selama ini Borobudur hanya dinilai sebagai candi saja. Padahal, pariwisata ini berlanjut hingga Karimun Jawa, Solo, lalu sampai bagian selatan Yogyakarta.

"Untuk Borobudur, presiden minta segera diperhatikan untuk pengembangan wisata karena pariwisata adalah penerimaan negara terbesar, termurah, dan menciptakan lapangan kerja dengan cepat," jelasnya.

Ketiga adalah Mandalika. Menurutnya, sekarang Mandalika telah bekerjasama dengan Qatar untuk pembangunan hotel bintang 5 pertama di sana yang tadinya hanya terdapat hotel bintang 4.

"Mereka juga ingin memperpanjang landas pacu di Bandara Mandalika dari 2.600 meter jadi 3.000 meter. Sudah saya izinkan untuk join dengan Angkasa Pura I,” lanjutnya.

Lalu terakhir yakni Labuan Bajo, yang aksesnya menurutnya belum terintegrasi. Namun, walaupun masalah sampah, jalan air, pelabuhan, dan hotelnya belum diperbaiki, peningkatan turis sudah mencapai 300%.

Saat ini pemerintah sedang memburu perbaikan dengan dibantu oleh investor. "Ternyata kita bisa menarik investor untuk memperbaiki Labuan Bajo sehingga tidak perlu lagi bertumpu APBN lagi," katanya.

sumber : kumparan.com