Fri 20 Jul 2018

JR Saragih Tak Kunjung Umumkan Pasangan, Simpatisan Ngaku Ikut Cemas

Simalungun, hetanews.com - Memasuki awal tahun 2018, menjadi momen penting bagi setiap Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) besutan partai politik, untuk mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut.

Namun sampai hari ini, konstelasi politik yamg diperlihatkan oleh nama-nama kuat Balon Gubsu 2018, masih hanya sebatas manuver politik dan tawar menawar dalam hal koalisi partai.

Menariknya, meskipun terkesan "adem-adem" saja, namun kontestasi Pilkada Sumut tahun ini di prediksi bakal di warnai oleh pertarungan antar putra daerah dan non putra daerah.

Diketahui pula, seluruh partai politik yang terpilih dalam Pemilu 2014 lalu, nyatanya sama-sama tidak memiliki minimal kursi yang dibutuhkan untuk mengusung calon mereka. Kenyataan inilah yang mengharuskan, setiap partai pengusung wajib berkoalisi dengan partai lainnya untuk mencukupi kursi.

Ditengah kebimbangan yang ada, sosok incimbent dikabarkan batal didukung oleh Partai berlambang Beringin, tanpa ada pernyataan alasan yang jelas.

Di sisi lain, sang Bupati asal Kabupaten Simalungun, JR Saragih masih terlihat kukuh atas sikapnya untuk maju sebagai Balon Gubsu, menyusul dukungan dari pecintanya di berbagai wilayah kian merebak.

JR Saragih yang masih belum buka suara soal siapa pendamping serta partai koalisinya, memunculkan sikap ketidaksabaran para pendukung orang nomor satu di Pemkab Simalungun ini.

Seperti yang diutarakan salah satu simpatisan Semangat Baru Sumut asal Kecamatan Sidamanik, yang mengaku ikut merasa was-was atas sikap JR Saragih yang masih belum juga menentukan sikap politikya pra pendaftaran calon yang tinggal menghitung hari.

"Saya jadi ikut was-was juga ini, pak JR Saragih yang kita banggakan belum juga kasih sinyal sama kita pendukungnya. Saya pikir bukan cuma saya yang ikut jantungan kalau gini," ucap lelaki yang mengaku bernama Pak Rarasati.

Saat ditanya mengapa ikut merasa cemas, dirinya mengatakan kepada siapa lagi dukungan politiknya akan dilayangkan, selain kepada sosok JR Saragih.

"Kalau ada putra daerah apalagi Bupati kita sendiri, ngapain kita pilih orang lain bang. Kapan lagi Simalungun bisa maju kalau enggak dari sekarang kita dukung putra daerah," ujar pria bertubuh gempal ini, Jumat (5/1/2018).

Ia menambahkan, terkesan atas kepemimpinan JR Saragih setelah melihat secara langsung kepedulian orang nomor satu di Pemkab Simalungun tersebut, terhadap masalah kesehatan warga.

"Semenjak pak JR Saragih ini jadi Bupati lah baru ada pelayanan kesehatan sampai ke desa-desa, sebelumnya kan enggak pernah ada program kayak begini di Simalungun ini," tutupnya.

Sebelumnya, JR Saragih yang diusung partai Demokrat mengaku akan mendeklarasikan diri di hadapan pecintanya, pada awal tahun 2018 sebelum tahapan pencalonan dibuka oleh KPU.

"Tahapan masih panjang, masih ada waktu lagi. Masalah pasangan itu nanti ya sebagai hadiah tahun baru," papar JR Saragih pada Desember 2017 lalu.

Penulis: tim. Editor: Aan.
Komentar 1