HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Back up Lalin di Siantar, Warga Apresiasi Tindakan Polres Simalungun

Kondisi arus lalu lintas yang tampak normal di daerah Simpang Dua.

Simalungun, hetanews.com - Polres Simalungun menggelar pengaturan lalu lintas di Kota Siantar, tepatnya di Jembatan Timbangan Simpang Dua.

Pengaturan dilakukan untuk memback up jajaran Polres Siantar dalam mengurai lalu lintas yang dalam beberapa hari mengalami krodit di Simpang Dua.

Kegiatan ini merupakan hasil rapat koordinasi (rakor) Operasi Lilin Toba 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2017 lalu di Mapolres Simalungun bersama 5 Kabupaten/Kota untuk saling membantu dalam penanganan lonjakan arus lalu lintas menjelang pergantian tahun.

Pengaturan lalu lintas di Siantar melibatkan 70 orang personil yang dipimpin langsung Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, selaku Kepala Ops Res bersama Kasat Lantas, AKP Hendri ND Barus, Kasat Sabhara, AKP Hendrik Situmorang, Kasat Binmas, AKP Asmon Bufitra dan KBO Sat Intelkam, Iptu Y Siregar.

Tidak hanya melakukan pengaturan saja, Polres Simalungun juga langsung membuat tindakan diskresi Kepolisian, dengan menciptakan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan di Kota Siantar.

Antara lain bagi pengendara dari Raya menuju Siantar diarahkan melalui Panombeian-Naga Huta-belakang Rindam I/BB.

Bagi pengendara dari Parapat, diarahkan ke Simpang Bahail-Simpang Lambou Marihat, Siantar.

Sementara kendaraan besar, diarahkan ke Simpang Mesjid Al-Hadi-Pondok Malaysia-Simpang Yon 122/ TS Siantar.

Personil Polres Simalungun membantu arus lalu lintas di Simpang Dua.

Sedangkan pengendara dari Siantar menuju Raya, diarahkan untuk memutar arah dari Rumah Makan Pintu Batu yang tidak jauh berada dari pertigaan timbangan. Dan pengendara menuju Medan, Pos Pam Sinaksak akan membuka 2 jalur.

Pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini dilaksanakan secara serentak bersama dengan Polsek Panei Tongah, Polsek Balata, Polsekta Tanah Jawa dan Polsek Serbelawan.

"Selain itu, dilakukan juga pantauan dari udara dengan menggunakan drone (pesawat tanpa awak), untuk melihat titik-titik yang menjadi sumber kemacetan, sehingga dapat dilakukan tindakan cepat untuk mengurai permasalahannya," sebut Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, Selasa (2/1/2018).

Selain itu menurut Kapolres, Polres Simalungun juga menurunkan unit patroli untuk mengantisipasi terhadap kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atau kendala saat pengalihan arus, seperti perbuatan pungutan liar (pungli). Apabila ada ditemukan, akan langsung dilakukan penindakan.

Menurut Kapolres, seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan perintah Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpaw dan Wakapolda, Brigjen Pol Agus Andrianto. Kegiatan ini juga dikoordinir oleh Karo Ops Poldasu, Kombes Pol Drs. Imam Prakoso.

Dalam pelaksanaannya, Kapolres Simalungun sudah berkoordinasi dengan Kapolres Siantar AKBP Doddy Hermawan.

Pengaturan dan rekayasa lalu lintas ya g digelar bertujuan untuk mengurai kemacetan dalam memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat.

Setelah diadakannya rekayasa lalu lintas, terpantau arus lalin di Simpang Dua berangsur terurai hingga menjadi lancar.

Arus lalu lintas yang tampak lancar di Simpang Dua.

Ternyata, kegiatan yang digelar jajaran Polres Simalungun ini menuai berbagai tanggapan positif dari beberapa warga yang menyaksikan langsung proses penguraian yang dilaksanakan.

Seperti Hendri Siahaan, seorang pemilik sebuah warung tepat di depan Jembatan Timbangan Simpang Dua memberi ucapan terima kasih kepada Polres Simalungun karena telah berhasil mengurai kemacetan di lokasi itu.

“Dung pe hamu ro asa lancar. Sebelumna hami pasahat do pendapat, alai dang ditangihon. Alana hami do na lebih mengerti di son (setelah kalian datang barulah lancar (mengatur rekayasa lalin). Sebelumnya kami sudah menyampaikan pendapat, namun tidak ditanggapi (Polres Siantar). Karena kami yang lebih mengerti di sini," ucap Hendri Siahaan.

Selain itu, Boru Sihombing (Mak Samuel), pemilik warung Opung Sotarduga Siahaan yang juga terletak di depan timbangan Simpang dua, mengatakan hal senada.

“Hurang tibu hamu ro, sajom nalewat ro polisi godang, rame hian laho mangatur dalan akka na marpangkat dohot anggotana. Mauliate ma di hamu among. Dung halaki langsung mangatur, baru pe sepi dalani (kurang cepat kalian datang, sejam yang lalu banyak polisi (Polres Simalungun) datang yang berpangkat dan anggotanya untuk mengatur jalanan. Terima kasih. Setelah mereka (Polres Simalungun) melakukan pengaturan, barulah jalanan sepi," ujar Boru Sihombing.

Pak Widia Sitompul, warga Panombean Panei yang saat itu berada di warung depan Jembatan Timbangan Simpang juga menyampaikan terima kasihlm kepada Kapolres Simalungun yang sudah mau menangani lalin di Simpang Dua yang selama ini sudah menjadi momok kemacetan di Siantar.

Sementara D Nainggolan suami Boru Sihombing, juga memberi tanggapan positif.

“Dung turun sian Simalungun, strategi na dibaen gabe lancar. Saleleng on kan buka tutup, alai setelah dibuka sude nga gabe lancar (Setelah turun dari Simalungun, strategi yang dilakukan menjadi lancar. Selama ini kan buka tutup, tetapi setelah semua dibuka sudah menjadi lancar," papar Nainggolan.

Pak Abigael Simanjuntak, warga Nagahuta Simpang Dua juga mengucapkan hal senada. Menurutnya, setelah ada pengaturan dari Polres Simalungun, situasi lumayan lancar. Tapi diminta juga kesadaran dari pengemudi agar sabar dan jangan mengambil jalur kanan.

Dirinya juga meminta juga kepada polisi agar terus lalu lalang dalam 10 menit sekali bersepeda motor untuk memantau pengemudi yang masuk ke jalur lawan arahnya.

Penulis: zai. Editor: aan.