Tebingtinggi, hetanews.com - Dihadapan masyarakat nasrani,Wali Kota  Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan, bahwa apapun yang diperbuat, Tuhan itu jauh lebih kuat dari pada manusia.

Bahkan, pihaknya berencana untuk membuat bendungan banjir, namun Tuhan datangkan banjir yang lebih besar. "Itu menunjukan kepada kita, kita adalah hamba-hamba Tuhan yang lemah tanpa kuasa  tidak dapat berbuat apa-apa. Bila ada jalan yang rusak, itu merupakan warning bagi kita, bahwa kita harus tau mana jalan yang terbaik terutama jalan bagi Tuhan kita".

"Oleh sebab itu, setiap peringatan natal ini, kita harus merubah diri dan jiwa sudah sejauh mana makna Natal itu berpengaruh kepada kehidupan. Apa yang diajarkannya kepada kita pernahkah dievaluasi, bahwa itu sudah kita manfaatkan didalam sebuah kehidupan,".

Demikian dikatakan Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri Perayaan Natal Oikumen Kota Tebingtinggi, Rabu (27/12/2017) lalu, di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo  yang dihadiri unsur FKPD Tebingtinggi dan DPRD.

Para undangan saat mengikuti perayaan Natal Oikumene Tebingtinggi. (foto/ver)

"Bukankan Tuhan telah menjadikan kita berbeda-beda. Tuhan bisa menjadikan kita sama kalau Tuhan mau, tapi dia sedang menguji keimanan kita. Perbedaan itu akan menjadi kekuatan bila kita saling menghargai sesama kita," ujarnya.

Oleh karena itu, pinta Umar, agar di dalam perbedan ini menjadi sebuah persatuan dan kesatuan. Itu yang perlu kita jaga untuk menjaga suatu kedamaian di  Indonesia dan menghargai perbedaan dan kesatuan dalam falsafah Pancasila dan Undang-Undang," ucapnya. 

"Untuk itu kepada semua umat kristiani di Tebingtinggi, tentunya kita sadar, bahwa Natal ini mempersatukan kita. Natal ini menunjukkan kepada kita, bahwa ada BKAG dan organisasi-organisasi kristiani lainnya yang bertujuan untuk menyembah Tuhan dan menuju jalan yang diberikannya," serunya.

Pdt Josep Manalu, selaku Ketua Panitia Natal Oikumene memberikan tali asih kepada beberapa warga yang menerima, juga pemberian hadiah perlombaan vokal solo kepada para pemenang dan Wali Kota Umar juga menerima ulos dari panitia.

Penceramah yaitu, Pdt  KW Sinurat selaku Bishop GMI dari Medan dengan Tema ” Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu ” (Kolose 3: 15).

Pada acara Natal itu menampilkan koor, liturgi dan vokal solo dari sejumlah remaja. Ini membuat acara Natal semakin bersukacita dengan MC Sihardiman Nainggolan.