HETANEWS.COM

Mengapa Jelang Pilgubsu, Nama JR Saragih Makin 'Hangat' Diperbincangkan?

Bakal Calon Gubernur Sumut besutan Partai Demokrat, Jopinus Ramli Saragih, tengah memberikan arahan kepada simpatisan dan relawan Semangat Baru Sumut. (Foto/dok.internet)

Simalungun, hetanews.com - Nama Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) besutan partai Demokrat, Jopinus Ramli Saragih kian populer diperbincangkan.

Bupati Simalungun 2 periode ini sebelumnya dikabarkan berpasangan dengan Ahmad Mumtaz Rais yang tidak lain merupakan putra Amin Rais. Namun kabar tersebut dibantah oleh petinggi Partai Amanat Nasional (PAN).

Kali ini, nama pria yang akrab disapa JR Saragih ini kembali hangat dibincangkan, setelah dirinya digadang-gadang akan berpasangan dengan sosok mantan Gubernur Jakarta, Djarot Saiful Hidayatullah.

Lantas, faktor apa yang menjadi penyebab seringnya nama JR Saragih di gaungkan bakal berhasil menduduki kursi Sumut 1, kendatipun partai pengusungnya dikabarkan belum memenuhi jumlah minimal kursi, sebagai syarat utama pendaftaran Balon Gubsu 2018?

Fakta tentang sosok JR Saragih memang terbilang unik dan kerap menjadi pembahasan masyarakat maupun pengamat politik, pasca dirinya mendeklarasikan untuk maju menjadi Calon Gubernur Sumut, pada awal tahun 2017 lalu.

Sejumlah prestasi maupun sikap keperduliaannya terhadap masyarakat pedalaman di wilayah terpencil Kabupaten Simalungun, membuatnya serta merta memperoleh dukungan penuh dari pencintanya.

Pria kelahiran Medan 10 November 1968 ini juga digadang-gadang bakal mampu mengentaskan persoalan daerah tertinggal di Sumut, setelah Bupati Nias Faduhusy Daely, menilai sosok JR Saragih telah berhasil mengentaskan masalah pemerataan pembangunan untuk wilayah terpencil di Kabupaten Simalungun.

Tidak hanya itu, Bupati Deliserdang, Amri Tambunan bahkan ikut mengapresiasi langkah JR Saragih dalam membangun ibukota Kabupaten Simalungun menjadi sebuah wilayah dengan sejumlah fasilitas pendukung lainnya, setelah Kabupaten Simalungun dipimpin JR Saragih.

Kemajuan pembangunan di Bumi Habonaron Do Bona, khususnya dibidang penerangan energi listrik, juga menghantarkan Jopinus meraih gelar Ambassador Electricity dari Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi.

Pun demikian dengan program pelayanan masyarakat yang gencar dilakukan pemilik Yayasan Efarina Etaham ini di periode ke 2 kepemimpinannya sebagai Bupati. Mulai dari persoalan pendidikan, kesehatan serta pencatatan sipil, JR Saragih berkomitmen menggratiskan seluruh biaya kebutuhan dasar warganya, terutama golongan ekonomis lemah.

Kerendahan hati serta sikap dermawan yang kerap di perlihatkan Jopinus kepada warganya, membuat pria lulusan TNI Angkatan Darat ini 'kebanjiran' dukungan meskipun sampai hari ini dirinya belum juga mendeklarasikan diri di hadapan para pecinta dan pendukungnya.

Seperti yang di utarakan J Sitompul, warga Nagori Manik Saribu, Kecamatan Pamatang Sidamanik. Pria yang mengaku simpatisan Semangat Baru Sumut ini mengaku sudah tidak sabar lagi menunggu kepastian sikap JR Saragih untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sumut.

"Poster sudah terpampang, Semangat Baru sudah berkumandang, tapi belum ada deklarasi resmi. Kami para simpatisan JR Saragih sudah enggak sabar untuk meramaikan suasana deklarasi," bebernya, Kamis (28/12/2017).

Disinggung soal pasangan JR Saragih, Sitompul berujar tidak mempermasalahkan siapapun yang bakal menemani JR Saragih. Menurutnya, majunya JR Saragih sebagai Cagubsu merupakan awal perjuangan putra Simalungun untuk bertarung memperebutkan kursi Sumut 1.

"Ya siapapun wakilnya enggak masalah nya itu. Soal kalah menang urusan nanti itu, yang penting kami simpatisan akan mendukung JR Saragih untuk Sumut 1," tuturnya kepada hetanews.com.

Penulis: tim. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan