Siantar, hetanews.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar, menuntut 7 bulan penjara terhadap terdakwa Dikki Agustian Damanik (15), di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Rabu (27/12/2017). 

Dalam sidang beragendakan tuntutan tersebut, majelis hakim diketuai M Nuzuli.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Dikki Agustian Damanik dengan pidana penjara selama 7 bulan dikurangkan seluruhnya dengan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa,"kata JPU Anna Lusiana. 

Terdakwa Dikki terancam hukuman tersebut dikarenakan telah terbukti bersalah melakukan melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam dakwaan primair pasal 363 ayat (1) KUHPidana. 

Dalam dakwaan jaksa, bahwa pada hari Senin tertanggal 4 Desember 2017, pukul 16.00 WIB, saksi Mernita Sarih Saragih, baru dari Parluasan hendak menuju kerumahnya dengan mengendarai sepeda motor melalui Jalan Sungkit. 

Kemudian sesampainya dipersimpangan Jalan Sungkit menuju ke Jalan Pdt J Wismar Saragih, saksi berhenti dipersimpangan. Tiba - tiba dari arah belakang sebelah kiri, muncul terdakwa  yang dibonceng saksi Sakkot Simanjuntak dengan membawa sepeda motor mio warna hitam. Terdakwa mengambil Hp merk Oppo A57  milik saksi korban yang berada di sebelah kiri kotak sepeda motor. 

Selanjutnya saksi Sakkot melarikan diri menggunakan sepeda motornya dan saksi korban berusaha mengejar pelaku sambil berteriak maling. Sesampainya di Jalan Bintang Maratur, saksi menabrak sepeda motor pelaku dari belakang hingga terjatuh dan warga yang mendengar teriakan saksi korban langsung mengamankan pelaku.