Simalungun, hetanews.com - Hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga malam ini, mengakibatkan banjir kembali melanda ruas jalan utama Nagori Birung Ulu Manriah, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Pantauan hetanews.com, Senin (25/12/2017), sekira pukul 20.36 WIB, banjir yang terjadi, disebabkan luapan air dari perkebunan kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Unit Bah Birung.

Ketinggian banjir diketahui telah mencapai lutut orang dewasa. Kendatipun pihak perusahaan telah membuat kanal-kanal di sekitaran perkebunan, namun faktanya tidak mampu menampung debit air, sehingga kembali meluber ke jalanan. Bahkan nyaris menggenangi halaman rumah warga.

Salah satu warga yang ditemui di lokasi, mengutarakan kegelisahannya terkait banjir yang kerap melanda ruas jalan tepat di depan rumah miliknya. Menurutnya, tak jarang air juga meluber ke halaman rumahnya, bila intensitas hujan sedang tinggi-tingginya.

"Kalau hujannya deras kali dan lama, air nya mau meluap ke halaman rumah, kadang juga sampai ke dalam rumah," ujar seorang warga yang enggan dicantumkan namanya.

Kanal yang dibuat oleh perusahaan untuk meredam banjir, namun dinilai kurang efektif untuk mengurai debit air. (foto: Noto)

Ironisnya, sejak tahun 2011 silam rumah yang dihuninya sudah beberapa kali tergenang air, apalagi bila musim penghujan telah tiba.

"Dari tahun 2011 sudah banjir kayak gini, memang perusahaan udah buat kanal-kanal, tapi tetap aja kebanjiran," tandas ibu yang mengenakan kacamata.

Mengenai keadaan ini, warga berharap kepada pihak PTPN IV Unit Bah Birung, untuk segera mencari solusi lain atas permasalahan banjir, mengingat kanal-kanal yang ada tidak efektif untuk meredam debit air yang cukup tinggi.

"Dibuat kanal pun percuma kayaknya bang, toh juga air tetap meluap ke jalanan, perusahaan seharusnya mencari solusi lain untuk masalah banjir ini," imbuh warga.

Sampai berita ini diterbitkan, Manager Kebun Bah Birung Ulu, Mahdi Al Haris belum dapat memberikan keterangan dalam menanggapi keluhan warga tersebut.