HETANEWS

Jelang Pilgubsu 2018, JR Saragih Selangkah Lebih Baik dari Balon Lainnya

Balon Gubernur Sumut 2018, Jopinus Ramli Saragih (Foto/dok.internet)

Simalungun, hetanews.com - Terkait pesta demokrasi akan bergulir di Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 2018 mendatang, masyarakat diharapkan menjunjung tinggi politik sehat dan menjunjung tinggi nilai etika berpolitik.

Pernyataan itu disampaikan salah satu Bakal Calon (Balon) Gubernur Sumut, Jopinus Ramli Saragih. Pria kelahiran Medan, 10 November 1968 ini menghimbau kepada seluruh masyarakat maupun pendukung jargon Semangat Baru Sumut yang digaungkannya, agar tetap mencerminkan budaya politik yang santun.

"Kepada pecinta JR Saragih dan seluruh masyarakat, marilah kita berpolitik dengan sopan, santun, saling menghargai, saling mengasihi dan mencintai satu sama lain," ujarnya.

Sebelumya, dalam kesempatan yang berbeda, pria yang akrab disapa JR Saragih ini mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan isu miring yang berpotensi dapat memecah belah kesatuan dan persatuan masyarakat Sumut.

“Berbeda suku boleh, berbeda agama boleh, tetapi kita harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan yang ada. Jangan sampai kita di pecah belah karena keberagaman itulah kekayaan kita sesungguhnya,” papar pemilik Yayasan Efarina Etaham ini.

Menanggapi semakin dekatnya kontestasi Pilkada Sumut 2018, Tokoh Masyarakat Simalungun, Kadim Damanik mengutarakan dukungannya atas pernyataan JR Saragih.

Menurut pengurus Partuha Maujana Simalungun (PMS) ini, budaya politik sehat harus terus diperlihatkan oleh calon pemimpin demi terwujudnya keamanan menjelang Pilkada.

“JR Saragih sudah maju selangkah lebih baik, politik itu ada 3 konsepnya, platform, tatanan, dan tujuan. Apa yang dilakukan JR Saragih saat ini ada di tahap 2 yaitu tatanan. Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan contoh dari calon pemimpin agar tercipta citra yang baik ditengah-tengah masyarakat,” ujar mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Simalungun ini, Sabtu (23/12/2017).

Hal yang sama juga diungkapkan Nandang Syuaidah (22), salah satu mahasiswi di kota Siantar. Nandang berujar, di era digital ini masyarakat semakin cerdas dalam berpolitik dan menentukan pilihannya.

Menurut mahasiswi jurusan Sastra ini, tindakan masyarakat merupakan cerminan dari pemimpinnya. Begitupun, dirinya mengaku apa yang dilakukan Bupati Simalungun sudah tepat, mengingat potensi konflik menjelang Pilkada Sumut cukup tinggi.

“Sekarang ini masyarakat sudah cerdas-cerdas bang, tindak tanduk masyarakat itu kan cerminan dari pemimpinnya. Salut lah sam pak Bupati JR Saragih yang sejak awal sudah mengajak masyarakat untuk tetap damai menjelang Pilkada tahun depan,” imbuh perempuan berhijab ini.   

Penulis: tim. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.