Medan, hetanews.com - Ribuan narapidana (napi) di Sumatera Utara mendapatkan remisi pada Natal 2017.

Dari jumlah itu, 61 orang di antaranya bebas, pada Senin, 25 Desember 2017.

Josua Ginting selaku Humas ‎Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, mengatakan, warga binaan yang mendapat remisi khusus (RK) hari besar keagamaan pada perayaan Natal tahun ini berjumlah 1.922 orang.

Jumlah itu terdiri dari penerima RK I sebanyak 1.861 orang, dan RK II atau bebas setelah mendapatkan potongan masa hukuman sebanyak 61 orang.

"Para napi yang mendapatkan remisi khusus hari besar keagamaan ini pemotongan masa hukuman bervariasi,"katanya, Jumat (22/12/2017).

Ia mengatakan, penerima RK I terdapat 595 napi yang mendapat potongan 15 hari, 1.099 orang mendapatkan 1 bulan potongan, 126 orang dapat 1 bulan 15 hari, dan 41 orang memperoleh 2 bulan. Sementara 61 orang langsung bebas setelah mendapatkan pemotongan masa hukuman (RK II) yang lamanya juga bervariasi.

"Ada juga 18 orang dapat pemotongan hukuman 15 hari, 39 orang mendapatkan 1 bulan potongan, dan 4 orang memperoleh pemotongan masa hukuman 1 bulan 15 hari," ujarnya.

Seluruh remisi akan diserahkan tepat pada 25 Desember 2017 mendatang. Penyerahan dilakukan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Kepala Rumah Tahanan (Rutan).

Napi yang mendapat remisi itu, merupakan warga binaan pada 48 unit pelaksana teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sumut.

Saat ini, penghuni Lapas dan Rutan se-Sumatera Utara per 21 Desember 2017 berjumlah 29.574 orang. Jumlah itu terdiri dari 19.649 napi dan 9.915 orang tahanan.