Siantar, hetanews.com - Ada-ada saja yang dilakukan oleh pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Siantar ini.

Pegawai di DPM-PTSP atau yang biasa disebut Dinas Perizinan ini, meletakkan dan menyimpan uang sebanyak Rp 50 juta di dalam jok sepeda motor (kereta). Sungguh nekat.

Dan saat ia sedang sibuk membeli alat tulis kantor (ATK), di sebuah fotocopy Komplek Perumahan MH Sitorus, Jalan MH Sitorus, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Selasa (19/12/2017), pukul 11.00 WIB, uang Rp 50 juta itu lenyap.

Pegawai yang belum diketahui identitasnya ini, menyimpan uang tersebut dalam plastik di jok keretanya. Masuk ke dalam fotocopy, uang sebanyak itu kemudian lenyap.

Diduga, 2 orang pengendara kereta yang menggondol uang itu.Dari informasi yang dihimpun dari Kepolisian, hasil rekaman dari 2 CCTV sudah dilihat. Setelah beraksi, para pelaku kabur ke arah Lapangan Adam Malik.

Kepala DPM-PSTP Kota Siantar, Agus Salam, membenarkan, bahwa pegawai yang menjadi korban pencurian itu adalah pegawai yang bekerja di tempat yang dipimpinnya.

Saat ditanyai awak media ini, ia menjawab, bahwa uang sebanyak itu adalah milik dinasnya, bukan uang pribadi pegawai tersebut.

Namun, saat ditanyakan lagi identitas dari pegawai tersebut bertugas di bidang mana, Agus tak memberikan jawaban.

"Yaaa uang dinas lah," kata Agus Salam dihubungi via seluler dan terdengar berbicara dengan orang lain, kemudian menutup teleponnya tanpa menjawab pegawai bersangkutan bertugas di bidang apa.