HETANEWS

Diganjar 5 Tahun Penjara, BT Tertawa Lebar di PN Simalungun

Terdakwa BT tampak tertawa saat keluar sidang. (foto/ayu)

Simalungun, hetanews.com-Usai divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim, pimpinan Lisfer Beritu, di Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (18/12/2017), Budi Indra Tarigan tampak tertawa lebar saat keluar dari ruang sidang.

Karena vonis majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Christianto Situmorang  yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 8 tahun penjara.

Selain pidana penjara, warga Jalan Gunung Sinabung, Kota Siantar, ini juga dibebankan denda Rp 1 miliar subsider  3 bulan penjara. Terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 114 (1) jo pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Budi Indra Tarigan yang akrab dipanggil BT, terbukti menjual sabu kepada Roy Mangihut Silaban melalui kurirnya, Dedi Pranata saragih (diberkas terpisah dan telah dihukum).

Terdakwa  ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, pada 30 Mei 2017, pukul 15.00 WIB dari rumah terdakwa berdasarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor. 65/V/2016 Reskrim yang ditandatangani Ajun Komisaris Polisi ZP Matondang

Ditetapkannya terdakwa sebagai DPO oleh Polres Simalungun, berawal dari tertangkapnya terpidana Roy Mangihut Silaban dan terpidana Dedi Pranata Saragih, pada Senin, 26 Maret 2016 lalu, sekitar pukul 21.15 WIB atas kepemilikan sabu.

Roy Mangihut membeli sabu dari BT dengan datang ke rumah terdakwa, lalu diterima melalui Dedi Pranata.

Persidangan siang itu mendapat pengawalan dari Polres Simalungun.

Terdakwa menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut. Ini karena pengacara Jhonli Sinaga tidak hadir mendampingi terdakwa dalam persidangan siang itu.

Penulis: ay. Editor: gun.