Simalungun, hetanews.com - Dipimpin Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan melakukan penggerebekan di salah satu rumah di Huta I Sidiam-diam, Nagori Bandar Maruhur, Kecamatan Silau Kahean, Sabtu (16/12/2017) sekira pukul 23.30 WIB.

Hasilnya, 3 orang tersangka berhasil diamankan yakni, Janwesly Saragih alias Janu (31), Riski Sumargono alias Kiki (18) dan Joni Parlindungan Saragih alias Kardo (28), semuanya warga Huta I Sidiam-diam, Nagori Bandar Maruhur.

Dalam penggerebekan itu turut serta Kasat Reserse Narkoba, AKP Marnaek Ritonga, Kasat Reskrim, AKP Damos Aritonang, personil Sat Narkoba, Sat Reskrim dan Polsek Silau Kahean.

Ketiga tersangka diamankan bersama barang bukti.

Sementara barang bukti yang diamankan berupa 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisikan  sabu, 1 buah alat hisap sabu (bong), 2 buah mancis warna putih, handphone (HP) merk Oppo dan Nokia, serta uang sebesar Rp 1.610.000.

Menurut Kapolres, AKBP Marudut Libert, awalnya Jumat (15/12/2017), petugas mendapatkan informasi jika di sekitar Kecamatan Silau Kahean, ada 3 orang pria yakni Janwesly Saragih, Imam Saragoh dan Hendra Syahputra sering melakukan transaksi narkotika.

Awalnya petugas melakukan pencarian terhadap Iman Saragih di Nagori Silandoyung, namun tidak ditemukan. Begitu juga dengan Hendra Syahputra yang tinggal di Blok 20, Nagori Silau Paribuan.

Suasana penangkapan di rumah Janu Saragih.

"Petugas didampingi Pangulu setempat langsung bergerak melakukan penggerebekan di rumah Janwesly Saragih. Tiga orang berhasil kita amankan," sebut Marudut, Minggu (17/12/2017).

Selanjutnya memerintahkan ketiganya mengeluarkan seluruh isi kantong nya. Dari Janu ditemukan 1 buah mancis warna putih dan 1 unit HP merk Oppo warna putih.

Sementara dari Risky ditemukan uang sebesar Rp 1.610.000 yang merupakan hasil penjualan sabu dan 1 unit HP merk Nokia warna merah. Sedangkan dari Joni Parlindungan ditemukan 1 buah mancis warna putih.

Kasat Narkoba, AKP Marnaek Ritonga yang turut dalam penggerebekan di Huta I Sidiam-diam, Nagori Bandar Maruhur.

"Petugas pun melakukan penggeledahan dan dari belakang rumah Janj tepatnya di dalam bak kosong ditemukan alat hisap sabu (bong), dan dari belakang kulkas ada 1 bungkus plastik klip kecil berisikan sabu," papar Kapolres.

Dari hasil interogasi, Janu mengaku, mendapatkan sabu dari seseorang berinisial KS. Namun KS tidak berhasil ditemukan, dan selanjutnya ketiga tersangka bersama barang bukti dibawa ke Kantor Sat Narkoba Polres Simalungun, untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Marudut menuturkan, pihaknya akan melakukan pengembangan lanjutan atas kasus itu, untuk mengungkap jaringan yang terlibat di dalamnya.