Siantar, hetanews com - Pemko Siantar bersama TPID (Tim Infalasi Pengendali Daerah) memonitoring harga bahan pokok menjelang hari-hari besar.

Rombongan yang dipimpin Wali Kota Siantar Hefriansyah berkunjung ke pusat pasar tradisional Pasar Horas, Jumat (15/12/2017).

Di lokasi, Wali Kota berdialog terhadap beberapa pedagang perihal harga sembilan bahan pokok (sembako).

Erwin, salah satu pedagang telur disana ditanyai orang nomor 1 di Kota Siantar tersebut.

"Beliau bilang bisanya telur ayam eropa yang putih itu jadi ayam kampung? Ya kubilang bisa saja sih, tapi dosanya nanggung seumur hidup. Mantab kata bapak itu (Wali Kota)," ujar Erwin menirukan percakapan dirinya dengan Wali Kota.

Sebelum meninggalkannya, Erwin mengaku, mereka sempat membahas terkait kenaikan harga telur. Sejurus kemudian Wali Kota berdialog terhadap beberapa pedagang lainnya.

"Bapak itu tanya naik berapa telur. Saya bilang sudah Rp 200 perak lebih naiknya pe rbutir," ujarnya.

Kegiatan ini dilakukan Hefriansyah menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Para pedagang dihimbau tidak memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan secara tidak wajar atau biasa menaikkan harga dari biasanya.