HETANEWS

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengaspalan Jalan Buat Kesal Warga Parparean

Bahan material jalan yang diduga tak sesuai spesifikasi dalam pengaspalan di Kelurahan Parparean Tiga. (foto : Aldy)

Tobasa, hetanews.com - Warga Kelurahan Parparean Tiga, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) kesal dengan material yang digunakan kontraktor pengerjaan pengaspalan jalan yang bersumber dari APBD 2017.

Mereka (warga) menduga material batu yang digunakan  tidak sesuai spesifikasi. Menurut mereka, material batu pengaspalan jalan di Dusun Lumban Siboya itu kebanyakan menggunakan batu sertu atau batu berlumpur.

Adanya aksi spontanitas warga, membuat Camat Porsea Bersama Lurah mendatangi lokasi pengaspalan yang tengah dikerjakan.

Plang proyek kegiatan. (foto: Aldy)

Meski warga terlihat kecewa, mereka tidak melakukan tindakan anarkis sedikitpun. Diketahui proyek itu ditampung di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Tobasa.

Pemerintah melalui pengawas diminta jeli dan teliti dalam menjalankan tugasnya agar pelaksanaan perbaikan fasilitas jalan tersebut tidak menimbulkan kerugian negara.

Hal ini juga diharapkan perbaikan jalan dapat lebih dimaksimalkan, bukan hanya untuk menghambur-hamburkan anggaran APBD.

Bahan material yang digunakan pihak rekanan. (foto: Aldy)

Tigor Manurung, salah satu warga Kecamatan Porsea, merasa kesal dengan bahan meterial yang tidak sesuai spesifikasi. Pasalnya, batu yang digunakan banyak mengandung tanah. Akibatnya bisa mengurangi kualitas jalan.

"Sudah pasti akan cepat rusak. Apalagi kalau  tidak dilakukan pembersihan terhadap material yang akan digunakan. Misalnya, Batu nya di cuci dan diangkat dahulu material lamanya," ujar Tigor, Jumat (15/12/2017).

Tigor juga menambahkan, harus ada yang mengawasi pelaksanaan di lapangan dalam menjalankan tugasnya. Sehingga fasilitas jalan yang bersumber dari uang negara itu mendatangkan manfaat yang lebih maksimal bagi warga.

Penulis: aldy. Editor: aan.