HETANEWS

BI Layani Penukaran Uang Rupiah, Ini Lokasinya di Siantar-Simalungun

Kepala KPw Bank Indonesia Pematangsiantar, Elly Tjan (tengah) saat memberikan keterangan pers.

Siantar, hetanews.com - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Pematangsiantar menyediakan uang rupiah layak edar dan dalam pecahan yang cukup sebesar Rp 1,52 triliun dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Itu (uang) disalurkan melalui perbankan dan layanan kas keliling di wilayah kerja BI Pematangsantar yang mencakup 8 Kabupaten/Kota," papar Kepala KPw BI Pematangsiantar, Elly Tjan melalui siaran pers, Jumat (15/12/2017).

Menurutnya, tahun ini meningkat ketersedian uang dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan sebesar 9,52 persen dibanding tahun 2016, di mana realisasi penarikan uang tercatat Rp 1,39 triliun. Elly menuturkan, ketersediaan uang rupiah itu dilakukan untuk proyeksi memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2018 yang diperkirakan sebesar Rp 130 miliar.

"Ini disebabkan adanya pembukaan kas titipan di Kisaran, Kabupaten Asahan, pembayaran gaji PNS, maupun proyek anggaran akhir tahun Pemko dan Pemkab, serta gaji, bonus dan insentif perkebunan," papar Elly Tjan.

Untuk wilayah Siantar dan sekitarnya, Elly menuturkan, pihaknya menyediakan penukaran uang sebesar Rp 967,8 miliar yang didistribusikan melalui perbankan dan kas keliling.

Layanan penukaran dibuka di 14 bank di Siantar yakni, BCA, BNI, BRI, BSM, CIMB Niaga, Mandiri, Mayapada, Maybank, Mega, Mestika, OCBC, NISP, Panin, QNB dan Bank Sumut. Penukaran setiap hari Selasa dan Kamis. 

"Untuk wilayah Rantauprapat, Kisaran dan sekitarnya, BI melalui kantor kas titipan dialokasikan sebesar Rp 557,1 miliar. Kita berharap kebutuhan uang Rupiah bagi masyarakat di luar Siantar dapat terpenuhi," papar Elly Tjan.

Lanjutnya, KPw BI Pematangsiantar juga membuka pelayanan mobil kas keliling selama 5 hari mulai tanggal 18-22 Desember 2017 yang melayani masyarakat di bebarapa tempat. Lokasinya di Kompleks Megaland, Lapangan Adam Malik, Pasar Horas, Ramayana dan Pasar Dwikora, Parluasan. Sementara di Simalungun ada di Pematangraya pada 20 Desember dan Jorlang Hataran tanggal 21 Desember 2017.

"Jam pelayanan mulai pukul 09.00-12.00 WIB. Untuk penukaran dibatasi sebesar Rp 1,9 juta, dengan rincian, pecahan Rp 10.000 sebanyak 1 juta, pecahan Rp 5.000 sebanyak Rp 500 ribu dan pecahan Rp 2.000 sebanyak Rp 400 ribu," papar Elly Tjan.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat agar memperlakukan uang dengan baik yakni, tidak dilipat, tidak dicoret dan tidak distrep atau dihecter.

"Itu himbauan kita, karena diketahui biaya besar untuk mencetak uang Rupiah," sebut Elly Tjan mengakhiri.

Penulis: tim. Editor: aan.