HETANEWS.COM

Pelaksana Proyek Jalan di Huta Hinalang Tigabolon Diduga Abaikan Definisi Lapen

Tampak agregat pokok yang dihamparkan diwarnai batu - batuan gepeng dan pipih dan padas. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Lazimnya lapisan penetrasi macadam (lapen) merupakan lapis pekerasan yang terdiri dari agregat pokok dan agregat pengunci bergradasi terbuka dan seragam yang diikat aspal, dengan cara disemprot di atasnya dan dipadatkan lapis demi lapis.

Akan tapi ini tidak berbanding lurus dengan pekerasan jalan di Huta Hinalang, Nagori Tigabolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Sehingga diduga pelaksana kegiatan ini mengabaikan defenisi Lapen guna mengaut keuntungan pribadi yang lebih besar.

Menurut salah seorang ibu yang ditemui di lokasi, Jumat (15/12/2017), tehnik penghamparan agregat pokok dan agregat pengunci secara bersamaan itu atas perintah pelaksana lapangan, bermarga Sitepu. "Kita pekerja dan hanya diperintah," ucapnya.

"Kalau siapa pemborongnya, saya tak tau. Hanya saja pelaksana lapangannya adalah bermarga Sitepu. Dan dia baru saja berlalu. Sebab, di Kecamatan Dolok Panribuan, di Tiga Dolok, ada juga kegiatan serupa yang tengah dikerjakan pemborong ini," katanya.

Tampak badan jalan dihamparkan spilit tanpa agregat pokok maupun agregat pengunci. (foto/zai)

Sampai sejauh ini, plank proyek ini belum ada kulihat terpajang. Tapi yang jelas, pekerasan jalan ini adalah kegiatan Dinas PU Kabupaten Simalungun. Gak, kami pulang - pulang. Tiap harinya diangkut mobil. Jangan difoto saya pak," pintanya.

Pantauan di lokasi, tampak agregat kasar berupa lapis utama terdiri dari butiran batu kericak 3.5 dan 2.3 secara bersamaan dihamparkan. Selain kejanggalan ini, didapati batu-batuan yang gepeng dan pipih turut dihamparkan. Dan juga bercampur dengan batu padas.

Diperparah lagi, di sejumlah titik badan jalan jurusan Simpang Hinalang ke Huta Hinalang, Nagori Tigabolon, Kecamatan Sidamanik itu, ditemukan tak dihampar agregat pokok dan agregat pengunci. Melainkan dihamparkan agregat batu spilit.

Hingga berita ini dilansir, baik Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang dihunjuk dinas mengawasi kegiatan maupun pihak rekanan dinas, belum dapat dimintai keterangan terkait tehnik maupun asal usul dana kegiatan. Sebab, tidak berada di lokasi pengerjaan.

Penulis: zai. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan