HETANEWS

Dewi Fortuna Masih Belum Akrab dengan Timnas Indonesia pada 2017

Timnas Indonesia saat mengalahkan Mongolia. (Foto:Irwansyah Putra)

Jakarta, hetanews.com - Tahun 2017 menjadi tahun yang supersibuk untuk Timnas Indonsia di segala umur. Mulai dari U-17, U-19, dan U-23 disibukan oleh sejumlah agenda. Sementara untuk Timnas Senior, mereka hanya kedapatan jatah tampil di sejumlah laga uji coba dengan misi memperbaiki ranking FIFA.

Akan tetapi yang sangat disayangkan dari sejumlah agenda yang dilalui oleh tiga kategori usia Timnas Indonesia tersebut, tidak ada yang mampu mereka menangi. Kita mulai dari kiprah Timnas U-16 di ajang Piala AFF U-16 yang digelar di Thailand.

Timnas U-16 yang mempersiapkan diri sangat matang untuk meraih hasil maksimal, dan sempat membuat pencinta sepakbola nasional berharap banyak justru tampil melempem di ajang yang sesungguhnya. Ya, Timnas U-16 gagal total di Piala AFF U-16 2017 Thailand.

Bagaimana tidak, dari empat pertandingan yang dijalani anak-anak asuhan Fakhri Husaini tersebut di ajang Piala AFF U-16, mereka hanya mampu memetik satu kemenangan saja. Itu pun pada pertandingan terakhir kala melawan Singapura yang sudah tak menentukan apa-apa.

Bahkan yang lebih disayangkan lagi, Timnas U-16 juga harus menelan malu dengan dikalahkan oleh tim yang sebenarnya satu level di bawah mereka yakni Laos. Kekalahan tersebut merupakan yang kedua dialami Indonesia dari Laos di level kategori umur. Sebelumnya di SEA Games 2009, Indonesia U-23 tumbang 0-2 dari Laos U-23.

Beruntungnya, Timnas U-16 mampu menebus dosa dengan lolos secara meyakinkan ke putaran final Piala Asia U-16 2018 yang bakal diselengarakan di Malaysia. Tergabung bersama Thailand (selaku tuan rumah babak kualifikasi), Timos Leste, Laos, dan Kepulauan Mariana Utara, Timnas U-16 tampil  kesetanan.

erhitung Sutan Diego Zico dan kawan-kawan mampu melesakkan 25 gol dan hanya kebobolan satu gol dari empat laga yang mereka jalani atau tepatnya yang terbaik ketiga dari seluruh peserta di kualifikasi Piala Asia U-16 2018 Malaysia.

Beralih ke kiprah Timnas U-19, sama halnya dengan para adik-adiknya di Timnas U-16, mereka juga dihadapkan dengan dua agenda turnamen bergengsi, yakni Piala AFF U-19 dan kualifikasi Piala Asia U-19 2018.

Namun, situasi berbeda justru ditunjukkan Timnas U-19 ketika tampil dalam gelaran Piala AFF U-19 yang digelar di Myanmar. Tim arahan Indra Sjafri itu mampu tampil meyakinkan sejak laga pertama di babak penyisihan, dan lolos ke semifinal dengan status sebagai juara grup.

Akan tetapi keberuntungan memang belum berpihak kepada Timnas U-19. Melawan Thailand di semifinal, Timnas U-19 harus bermain dengan 10 pemain dari pertengahan babak pertama menyusul dikartumerahkannya Saddil Ramdani.

sum,ber: okezone.com

Editor: sella.