Material Proyek PU di Dolok Pardamean Disoal Warga

Lokasi peningkatan jalan jurusan Sipintu Angin Simpang – Salbe, di Kecamatan Dolok Pardamean, Rabu (6/12/2017). (foto/hug)

Simalungun, hetanews.com - Kualitas material proyek peningkatan jalan jurusan Sipintu Angin Simpang Salbe, di Kecamatan Dolok Pardamean, disoal warga. Pasalnya, material yang digunakan sebagai pasangan dingding saluran drainase bahu jalan, diambil dari sekitar lokasi. 

Pantauan di lokasi, Rabu (6/12/2017) lalu, proyek tersebut merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Simalungun bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2017 sebesar Rp 4.410 miliar.

Proyek dikerjakan oleh PT ombang tanpa alamat perusahaan dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tanggal 2 Agustus 2017 dengan masa pengerjaan 150 hari kalender. Proyek pembangunan jalan tersebut, menggunakan material batu gunung yang ada di sekitar lokasi kegiatan.

Kuat dugaan, material batu yang digunakan tidak sesuai dengan kualitas maupun mutu yang tertera didalam perjanjian kontrak kerja antara dinas penyelenggara kegiatan dengan PT Tombang, selaku pelaksana proyek peningkatan jalan hotmix efeketif sepanjang 1.985 m' x 4,50 meter tersebut. 

Terkait persoalan itu, salah satu warga yang ketepatan melintas di jalan itu, menyampaikan kekhawatiran akan kualitas maupun mutu material batu gunung yang digali pelaksana kegiatan. Karena material tersebut tidak mempunyai legalitas uji kelayakan.

"Kita masyarakat di sini patut menduga material yang digunakan. Karena material yang dipakai seharusnya terlebih dahulu diuji kelayakanya," kata P Sitio (56). 

Masih kata Sitio, dengan terjadinya persoalan ini, dirinya selaku masyarakat patut menduga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) main mata dengan pelaksana kegiatan. Sehingga praktek yang diduga menyimpang ini dijadikan oleh pelaksana kegiatan untuk meraup keuntungan pribadi.

Penulis: Hug. Editor: gun.