Mau Mencalon, Ulamatuah Saragih Ngotot Kecamatan Dolok Masagal Tetap Dapil V

Tampak berdiri kemeja putih, mantan ketua Panwaslih kabupaten Simalungun, Ulamatuah Saragih saat menyampaikan keberatan. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Mantan ketua Panwaslih kabupaten Simalungun, Ulamatuah Saragih, selaku perwakilan akademisi, pada rapat kerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Simalungun, di Sing A Song Hotel,  Jalan Asahan, Kamis (7/12/2017), terkesan ngotot agar Kecamatan Dolok Masagal ditetapkan menjadi daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu mendatang.

Menurutnya,  mengingat wilayah kecamatan baru di Kabupaten Simalungun itu terbentuk dengan mencaplok 5 Nagori wilayah Kecamatan Dolok Pardamean. Ini termasuk 5 Nagori wilayah kecamatan Raya. Karena, kelima Nagori dari Dolok Pardamean itu, sebelumnya adalah Dapil 5.

Sementara menurut rancangan daerah pemilihan dan alokasi kursi DPRD kabupaten Simalungun, sesuai DAK 2 Pemilu Tahun 2019, hingga saat ini Kabupaten Simalungun menjadi 32 kecamatan, sehingga Dolok Masagal dirancang tergabung kedalam Dapil 6.

Baca Juga : Parah, KPUD Simalungun “Milih-milih” Media Publikasi Kegiatan

"Saya keberatan Kecamatan Dolok Masagal jadi Dapil VI. Saya tanya ke Dinas Capil, dari jumlah e KTP, 5 Nagori tadi mana yang lebih banyak. Dolok Masagal dan Dolok Pardamean, dulu sepertinya satu kesatuan. Lebih pas pindah ke Dapil V. Karena apa, karena saya ingin bergabung mencalon," ucap Ulamatuah.

Dari data rancangan dapil dan alokasi kursi Tahun 2019, Dapil V terdiri dari 8 Kecamatan, dengan alokasi kursi 9. Sedangkan tahun 2014, Dapil V ada 8 Kecamatan dan aokasi 10 kursi. Adanya kecamatan Dolok Masagal, maka Dapil VI menjadi 9 Kecamatan dengan alokasi 9 kursi. Sebelumnya, tahun 2014, diketahui Dapil VI ada 8 kecamatan, sementara lokasi 8 kursi di DPRD Simalungun.

Penulis: Zai. Editor: gun.