Longsor Tigaras Tak Hentikan Pemkab Simalungun Tingkatkan Infrastruktur

Kondisi terkini ruas jalan jurusan Sipintu Angin yang tengah dalam proses pemadatan.

Simalungun, hetanews.com - Pemkab Simalungun melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) kembali menggelontorkan dana untuk peningkatan jalan.

Dengan total dana sebesar Rp 4.410.670.000,00 kali ini jalan jurusan Sipintu Angin- Simpang Salbe, Kecamatan Dolok Pardamean, tengah dalam proses perbaikan. Meskipun pekan lalu daerah ini sempat terdampak tanah longsor, namun upaya peningkatan infrastruktur jalan tidak serta merta terhenti.

Amatan hetanews, Rabu (6/12/2017) tampak badan jalan yang dahulunya berlubang, kini telah telah dipadatkan. Meskipun hotmix belum dilakukan oleh PT Tombang selaku rekanan Pemkab Simalungun, namun warga mengaku sudah sangat bersyukur atas aktivitas perbaikan jalan menuju pelabuhan Tigaras tersebut.

Salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi proyek, N Sitio menuturkan, aktivitas perbaikan jalan telah berlangsung sejak bulan lalu. Namun ia mengeluhkan banyaknya debu yang berterbangan akibat aktivitas proyek tersebut.

“Sudah sepantasnya lah jalan ini dibagusi, ini kan jalan menuju Tigaras, setiap hari dilintasi kendaraan dan hampir enggak pernah sepi. Tapi semenjak dibagusi, banyak debu juga disini jadinya bang,” ujar perempuan 36 tahun ini.

Plang proyek peningkatan jalan jurusan Sipintu Angin-Simpang Salbe, Kecamatan Dolok Pardamean..

Terpisah, Sekretaris Camat Dolok Pardamean, Tumpak Sitorus mengatakan, perbaikan jalan jurusan menuju objek wisata Danau Toba itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tigaras, serta memudahkan aktifitas warga yang bermukim di seputaran Sipintu Angin sampai Simpang Salbe.

“Kita berharap semoga infrastruktur ini berdampak positif terhadap kemajuan Kecamatan Dolok Pardamaean dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Danau Toba tidak lagi terkendala oleh jalan rusak,” paparnya.

Tumpak menambahkan, menghimbau kepada pengguna jalan untuk bersabar menunggu proses pemulihan jalur yang terputus akibat longsor di wilayah dusun Saragih Ras, Nagori Tigaras.

“Sampai hari ini belum bisa dilalui kendaraan, pihak kami akan terus memantau dan bekerjasama dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun, agar jalan itu segera bisa dilintasi kembali,” imbuhnya.

Penulis: tim. Editor: Aan.