Tangan dan Sesajen di Pencarian Hari Muda, Warga Tetap Memadati Tanjung Pinggir

Sesajen yang digunakan agar jasad Hari Muda segera ditemukan. (foto/ndo)

Siantar, hetanews.com - Sudah hampir seminggu, jasad Hari Muda (35), korban hanyut yang terseret arus air deras, di Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, pada Jumat (1/12/2017) lalu, hingga kini belum ditemukan.

Tim SAR Kota Siantar yang terdiri dari BPBD, Pemadam Kebakaran, TNI dan Polri, sudah turut serta turun ke lokasi, bahkan sampai menyisir sungai itu, sejauh 2 kilometer (Km), namun tak kunjung ditemukan. Pencarian juga dibantu oleh para warga.

Kamis dini hari (7/12/2017), warga setempat sempat melihat jasad Hari Muda muncul kepermukaan, pukul 00.00 WIB. Menurut warga setempat, terlihat juga jelas tangan yang diduga Hari Muda.

Warga yang terjun ke lokasi, berusaha untuk mencari dan menarik jasad tersebut ke permukaan, di lokasi jasad itu terlihat. Namun, usaha sampai menyelam di tengah kondisi dingin tersebut, masih belum membuahkan hasil.

Warga yang memadati Tanjung Pinggir walaupun tak ada pencarian korban. (foto/ndo)

Pihak keluarga juga ikut turun tangan. Paranormal diturunkan untuk membantu pencarian. Sepasang angsa putih, dilepaskan di lokasi sungai hilangnya anak ketiga dari tiga bersaudara ini.

Bahkan, saat dini hari tadi, pihak keluarga melakukan doa bersama agar jasad tersebut muncul kepermukaan. Doa bersama ini dilakukan di lokasi kejadian. Seekor kambing, turut dipotong untuk makan bersama. Tampak juga sesajen di dekat aliran sungai tersebut.

Baca Juga : Jasad Hari Muda Sempat Terlihat Warga Tanjung Pinggir

Sekitar pukul 02.00 WIB, usaha itu juga belum membuahkan hasil. Pihak keluarga terus berdoa dan berharap agar jasad dari Hari Muda segera ditemukan.

Di pagi hari, maupun siang hari, Kamis (7/12/2017) ini, tidak terlihat di lokasi adanya pencarian oleh Tim SAR Kota Siantar maupun dari warga. Namun, puluhan hingga ratusan warga secara bergantian, tetap memadati lokasi ini walaupun tak ada pencarian.

Penulis: Ndo. Editor: gun.