Tertangkap Miliki Sabu, Terdakwa Dedek Didampingi Pengacara Negara

Terdakwa Dedek saat konsultasi dengan pengacara yang disediakan negara, di PN Tebingtinggi. (foto/ver)

Tebingtinggi, hetanews.com - Ancaman tinggi pihak Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi, akhirnya menyediakan pengacara negara untuk mendampingi Ahmad Zupri alias Dedek selama persidangan.

Hari ini, Dedek dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU), Anastasia dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi di persidangan yang dipimpin Tanti Manalu, Kamis (7/12/2017 ).

Dalam dakwaan, dikatakan, Dedek ditangkap didepan rumahnya, di Jalan Soekarno Hatta, Lk III, Kelurahan Tambangan, terkait narkoba, Senin (17/7/2017), sekira pukul 11.30 WIB.

Sebelum ditangkap, awalnya saksi Agustiyan merupakan anggota Kepolisian mendapat informasi, bahwa di Jalan Soekarno tersebut, ada seorang laki-laki yang sedang memiliki narkoba.

Tak berapa lama, saksi melihat terdakwa dan melakukan pengejaran terhadapnya  sampai ke dapur rumahnya. Ketika itu, terdakwa membuang 1 buah kotak rokok Lucky Strike dengan menggunakan tangan kirinya. Namun terdakwa berhasil ditangkap oleh saksi Syauqatilah.

Lalu saksi mengambil kotak rokok yang dibuang terdakwa. Kemudian menyuruh terdakwa untuk menyaksikan ketika kotak rokok tersebut dibuka.

Pada saat dibuka, ditemukan 1 bungkus plastik transparan kecil yang berisikan serbuk kristal golongan I jenis sabu, 1 buah pipet plastik dan 1 bungkus plastik transparan sedang yang berisikan beberapa bungkus plastik transparan kecil kosong.

Bahwa ketika diinterogasi, terdakwa mengaku barang bukti tersebut miliknya yang diperolehnya dari ATE (DPO) dengan cara ketika ATE datang ke rumah terdakwa sekira pukul 11.30 WIB.

Terdakwa menyerahkan uang senilai Rp 100.000, selanjutnya ATE memberikan 1  paket sabu kepada terdakwa. Kemudian sabu tersebut, terdakwa masukkan kedalam kotak rokok lucky strike.

Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: ver. Editor: gun.