Syawalin Tidak Percaya Dituntut 3 Tahun

Syawalin ketika selesai mendengarkan tuntuntan jaksa. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Seakan tidak percaya, terdakwa Syawalin Nasution dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 3 tahun penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (7/12/2017). 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Syawalin Nasution dengan pidana penjara selama 3 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah terdakwa tetap dihukum," kata JPU, Firdaus Maha.

Jaksa menyatakan pedagang salak ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak melawan hukum, menyalahgunakan narkotika golongan I bagi diri sendiri, sebagaimana telah diatur dalam pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Hal yang meringankan, bahwa terdakwa bersikap sopan selama persidangan, belum pernah dihukum. Sedangkan hal yang meringankan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika dan tidak mengakui perbuatannya. 

Selesai jaksa membacakan tuntutan, terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Alexander Harefa, meminta waktu selama seminggu untuk melakukan nota pembelaan secara tulisan. 

Lalu majelis hakim dengan diketuai Fitra Dewi, dibantu dua anggotanya, M Nuzuli dan Fyhtta Sipayung langsung menunda persidangan hingga minggu depan. 

Selanjutnya, setelah terdakwa Syawalin hendak keluar dari ruang sidang, dirinya mengatakan kepada salah seorang jaksa, bahwa dia telah dituntut 3 tahun. 

"Dituntut tiga tahun aku bang, padahal gak semua barang itu punya ku," ucapnya sambil tertawa kepada jaksa tersebut.

Penulis: Res. Editor: gun.