Parah, KPUD Simalungun “Milih-milih” Media Publikasi Kegiatan

Suasana rapat kerja KPUD Simalungun, di lantai 3 Sing A Song Hotel, di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar. (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Simalungun, Adelbert Damanik, terkesan milih-milih, bahkan terindikasi nepotisme dalam mempublikasikan kegiatan mereka.

Pasalnya, kegiatan rancangan daerah pemilihan dan alokasi kursi Kabupaten Simalungun sesuai DAK 2  Pemilu tahun 2019 yang digelar, di Sing A Song Hotel, hanya mengundang 1 organisasi wartawan.

Dan pimpinan organisasi wartawan yang diundangnya tersebut, diketahui masih ada hubungan emosional dengan garis keturunannya. Atau di Simalungun lazim disebut sanina alias semarga.

Menanggapi dugaan ini, Ketua KPUD Simalungun, Adelbert Damanik saat ditemui wartawan di Lantai 3 Sing A Song Hotel, di Jalan Asahan, Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun mengatakan, hal itu memang mereka sengaja.

"Karena, kegiatan kita ini masih ada dua tahapan lagi," ucapnya dengan nada enteng, Kamis (7/12/2017) dan mengijinkan hetanews.com untuk mengambil bahan baku rapat kerja yang digelar.

Terkait kegiatan yang telah dilangsungkan selama dua hari, terhitung kemarin, Sekeretaris KPUD Simalungun, Adearman Purba mengatakan, pihaknya tidak terlibat dalam hal tehnikal maupun hal publikasi.

"Kita hanya administrasi. Soal mengundang media, itu kebijakan Ketua dan Komisioner. Karena merupakan kegiatan mereka," ucap Adearman Purba yang baru lalu menjabat Sekeretaris KPUD Simalungun.

Adapun yang memimpin rapat kerja itu, Ketua KPUD Simalungun, Adelbert Damanik. Para komisioner, Fuji Rahmat Harahap, Abdul Razak Siregar, dan Rahmadani Damanik. Sementara Dadang Uspriyanto, tidak hadir.

Hadir dalam rapat kerja KPUD itu, Ketua DPC Partai Gerindera Simalungun, Sastra Joyo Sirait. Mewakili Disduk Capil, Kakan Kesbangpol, Sardion Purba. Dan mewakili partai peserta Pemilu serta mewakili pihak akademis, mantan Ketua Panwaslih, Ulamatuah Saragih.

Penulis: Zai. Editor: gun.