Medan, hetanews.com -  Tak ada rasa segan dan gengsi. Mungkin inilah yang dirasakan Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja.

Ia bersama beberapa anggotanya turun untuk mengurai kemacetan di beberapa ruas jalan di Kota Medan,  yang diakibatkan hujan deras dan meluapnya air sungai.

Di mana, genangan air yang mencapai 30 hingga 60 cm ini menyebabkan terjadinya kemacaten.

Seperti di depan Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja,  Medan. Terlihat mantan Kapolres Asahan ini turut mendorong kendaraan yang terjebak banjir.

AKBP Tatan Dirsan Atmaja (membelakangi) bersama sejumla personil mendorong angkot yang mogok di lokasi banjir. (foto: Atdiansyah)

Meski hujan masih terus membasahi bumi hingga Selasa (5/12/2017) dinihari, Tatan tetap bertahan dilokasi banjir bersama anggotanya untuk mengurai kemacetan. 

Turun ke lokasi banjir dan langsung berinteraksi dengan masyarakat seperti ini bukanlah pertama kali bagi mantan Kasatreskrim Jakarta Pusat ini.

"Melayani masyarakat adalah tugas yang utama. Polisi tanpa kepercayaan masyarakat tak ada artinya," pungkas Tatan.