Sopir “Peras” Penumpang, Paradep : Itu Sudah Sesuai Prosedur Perusahaan

Paradep, pemilik bisnis jasa trasportasi Paradep Taxi. (Tribun Medan/ Royandi Hutasoit)

Siantar, hetanews.com -  Direktur CV Paradep Taxi, Paradep menegaskan, bahwa “pemerasan” yang dilakukan sopir terhadap penumpang untuk bayar tol Sei Rampah-Lubuk Pakam, sesuai prosedur perusahaan transportasi yang dipimpinannya.

"Itu sudah sesuai prosedur perusahaan. Kalau minibus dibebankan kepada supir. Kalau bus, mau sama mau. Kalau mau lintas jalan tol, tarif tol dibebankan ke penumpang," tegasnya, Senin (4/12/2017).

Dari seberang telepon dijelaskan, alasan perusahaan menetapkan kebijakan “memeras” penumpang guna membayar tarif tol, karena bus bermuatan 20 orang miliknya tidak sepenuhnya terisi sesuai kapasitas.

Baca Juga : Ngeri ! Supir Paradep Taxi 'Peras' Penumpang Bayar Tol Sei Rampah-Lubuk Pakam

Sementara biaya operasional bus empat roda warna merah miliknya itu, lebih besar dari minibus miliknya yang bermuatan 7 orang. Dan saat supir mungut bea tol, juga penumpang tak semua bayar.

Menurutnya, tarif ongkos bus keberangkatan Siantar-Medan sama besarnya dengan mini bus miliknya, yakni Rp 55.000 sesuai prosedur resmi organisasi dan hal itu sudah berlangsung sangat lama, yakni 15 tahun.

Penulis: Zai. Editor: gun.