HETANEWS.COM

Banjir Landa Bah Birung, PTPN IV "Tutup Mata"

Genangan air yang menggenangi ruas jalan pedesaan, di Nagori Birung Ulu Manriah, Kecamatan Sidamanik. (foto/noto)

Simalungun, hetanews.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Simalungun, selama 2 hari berturut-turut, mengakibatkan banjir di berbagai wilayah.

Bukan hanya wilayah hilir, banjir juga terjadi di daerah hulu, tepatnya di Nagori Birung Ulu Manriah, Kecamatan Sidamanik.

Banjir setinggi 50 centimeter, menggenangi ruas jalan pedesaan yang menghubungkan antar Nagori, di sekitaran wilayah Hak Guna Usaha (HGU) Perkebunan Nusantara IV Unit Bah Birung tersebut.

Pantauan hetanews, Sabtu (2/12/2017) sekira pukul 17.14 WIB, tampak air yang berasal dari perkebunan kelapa sawit milik perusahaan plat merah ini, tumpah ruah di jalanan dan menyulitkan aktifitas warga.

Tak jarang warga harus nekat menerobos banjir meskipun beresiko dapat membuat kendaraan mereka mogok.

Salah satu warga yang ditemui di sekitar lokasi banjir menuturkan, banjir yang terjadi sudah berulang kali dan belum pernah mendapat perhatian dari pihak perusahaan.

Genangan air yang menggenangi ruas jalan pedesaan, di nagori Birung Ulu Manriah, Kecamatan Sidamanik. (foto/noto)

Masih kata warga, pasca pihak PTPN IV Bah Birung, mengkonversi lahan perkebunan teh menjadi perkebunan sawit, debit air hujan dari perkebunan tidak dapat terserap, sehingga meluber ke jalanan, bahkan rumah warga.

"Sudah bolak balik kayak begini disini, semenjak kebun ini diganti sawi,t airnya makin besar. Kan kalau sawit enggak bisa nahan air kayak kebun teh dulu. Dulu waktu kebun teh, gak pernah banjir-banjir gini," ujar pria berkacamata yang enggan dicantumkan namanya ini.

Warga berharap, pihak perusahaan segera mengentaskan persoalan banjir tersebut. Penggalian kanal-kanal juga diharapkan warga. Pasalnya, rumah warga yang berada lebih rendah daripada letak perkebunan, sering kali terdampak luapan air.

"Perkebunan kok kayak tutup mata begini, kami warga sudah resah gara-gara banjir ini. Tolonglah kepada pimpinan unit Bah Birung, jangan cuman 'bertelor' saja di rumah, lihat desa kami ini akibat ulah pihak perkebunan," tandasnya dengan nada kesal.

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan