Siantar, hetanews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar, masih terus menyisir lokasi diduga hanyutnya seorang korban akibat banjir di sebuah sungai di Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar pada Jumat (1/12/2017) malam.

Penyisiran pertama dilakukan pada Sabtu (2/12/2017) pagi mulai pukul 09.30 WIB. Penyisiran dilakukan mulai dari titik awal hanyut sampai sejauh dua kilometer aliran sungai ini. Namun, hasilnya masih nihil untuk menemukan korban.

Hanya ditemukan dua sepeda motor yakni Honda Revo nomor polisi (nopol) BK 4737 TAC dan Honda Beat nopol BK 5376 WAA. Keduanya telah ditarik ke darat dan diserah terimakan BPBD Kota Siantar ke Polsek Siantar Martoba.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Siantar, Daniel Siregar menerangkan, bahwa pihaknya belum menemukan pengendara Honda Revo itu walaupun telah dilakukan penyisiran sejauh 2 kilometer aliran sungai tersebut.

"Kita belum ketahui siapa identitas pengendara ini. Laki-laki atau perempuan, kita belum tau. Kita hanya berdasarkan keterangan dari saksi mata bahwa ada pengendara Revo itu yang hanyut. Kita telah telusuri sejauh dua kilometer," tuturnya usai apel siang sekitar pukul 13.15 WIB.

Sampai saat ini juga, lanjutnya, bahwa belum ada yang keluarga yang diduga korban hanyut itu sehingga belum diketahui apa memang ada korban hanyut atau tidak.

Siang ini, petugas BPBD memfokuskan pencarian disekitar titik awal adanya diduga korban hanyut

"Kita fokuskan siang ini sekitaran kolam (titik awal tempat diduga korban hanyut). Ada 30 personil kita turunkan. Satgas sebanyak 20 orang dan PNS 10 orang," sambung Daniel.

Tampak di kokasi, petugas BPBD usai istrahat makan siang, menarik dua sepeda motor yang ikut hanyut itu ke atas. Dua sepeda motor yang kondisinya telah rusak parah, diserahkan ke Polsek Siantar Martoba.