HETANEWS

Guru Cabul Divonis Bebas di PN Siantar, Ini Reaksi Jaksa

Terdakwa Benjamin Ganti Purba saat beranjak dari kursi pesakitan. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Terdakwa kasus pelecehan seksual, Benjamin Ganti Purba divonis bebas oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (30/11/2017). 

Pasalnya, terdakwa dikatakan majelis hakim tidak terbukti bersalah melakukan tindakan sodomi yang dilakukan kepada anak didiknya sendiri yang berinisial J dengan cara memasukan alat kemaluannya ke lubang anus korban. 

Sidang dengan beragendakan putusan tersebut juga dipimpin ketua majelis hakim, Lodewyk I Simanjuntak, dibantu dua anggotanya, yakni, Risbarita Simorangkir dan M. Iqbal. 

Dalam sidang putusan itu, Lodewyk menyatakan, bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana melakukan sodom terhadap korban. 

"Membebaskan terdakwa dari semua tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena tidak terbukti melakukan tindakan sodomi," kata Lodewyk ketika membaca vonis bebas kepada terdakwa. 

Setelah membacakan vonis, keluarga dari Benjamin langsung memeluk dan menangisi terdakwa. 

Sementara itu, Kasintel Hari Palar melalui JPU Rahma Hayati Sinaga saat dikonfirmasi mengenai vonis bebas yang telah dibacakan majelis hakim, Rahma mengatakan, kalau jaksa akan melakukan kasasi. 

"Kami dari jaksa akan melakukan kasasi terhadap putusan tersebut, namun kasasi akan kami lakukan setelah berkas putusannya telah diterima. Kami juga akan mempelajari berkas tersebut," ucap Rahma saat ditemui dir uangan kerjanya. 

Sebelumnya, terdakwa Benjamin Ganti Purba dituntut 9 tahun penjara dengan denda sebesar Rp1 miliar, subsider 6 bulan penjara.

Dikarenakan terdakwa terbukti melakukan tipu muslihat atau membujuk anak untuk melakukan serta membiarkan melakukan perbuatan cabul, sebagaimana diatur dalam pasal 82 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Penulis: res. Editor: gun.