HETANEWS

Pelaksana Proyek Kemen PUPR di Simalungun Diduga Curi Spesifikasi

Tampak kegiatan masih berlangsung dan ditunggui dua oknum aparat berseragam loreng dan coklat, Kamis (30/11/2017). (foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - PT Purda Chasea Nola Prana tanpa alamat perusahaan selaku pelaksana proyek Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kecamatan Pane, Kabupaten Simalungun, diduga curi spesifikasi tehnik pembangunan SPAM PDAM binaan Siantar.

Pasalnya, realisasi proyek yang dikelola Direktorat Jenderal Cipta Karya, direktorat pengembangan sistem penyediaan air minum strategis dikerjakan PT Purda Chasea Nola Prana "asal jadi" alias tak sesuai speknya.

Sumber yang sebelumnya telah membeberkan adanya permasalahan pada kegiatan, Kamis (30/11/2017) mengatakan, pada lazimnya proyek seperti tersebut galian penanaman pipanya minimal 145 centimeter.

Dengan lebar menyesuaikan diameter ukuran pipa yang akan ditanam. Kalau pipa yang digunakan 500 mill, maka lebar lubang galian minimal 50 centimeter. Akan tapi fakta dilapangan, itu tak terlaksana.

"Selain terindikasi mencuri volume galian, proyek senilai sekira Rp 26 miliar bersumber APBN tersebut juga meniadakan pengisian pasir di atas dasar galian. Yakni minimal 5 centimeter," ungkapnya.

Setelah dipadatkan hingga ketebalannya 5 centimeter, atasnya disiram agar lembab. Setelahnya, pipa yang telah disiapkan sesuai kontrak kerja, volumenya, diletakkan di atas pasir yang tak lain sebagai pondasi.

Dan sebelum pipa ditimbun dari atas dengan tanah bekas galian, pasir disiramkan lagi hingga mirip pipa itu terbalut. Baru kemudian ditimbun dengan material tanah yang setelahnya dipadatkan sesuai ketentuan.

Baca Juga: Proyek Kemen PUPR di Simalungun Tanpa Pagu dan Asal Usul Anggaran, Pelaksana: Tanya Aja PUPR

"Pelaksana kegiatan tersebut, kalau tak silap mantan pejabat di Kabupaten Pakpak Barat. Sambungnya, kalau dia ke Siantar, nginapnya selalu di Siantar Hotel. Yang jelas, proyek itu terindikasi menyimpang," ujarnya.

Lanjutnya, selain pengerjaan di Kecamatan Pane dan tepi jalan provinsi jurusan Pematang Raya - Siantar, kegiatan penanaman pipa yang di pondok Malaysia Kecamatan Siantar juga 1 paket.

Sebelumnya, oknum bermarga Ujung, yang menurut sumber adalah Direktur PT Purda Chasea Nola Prana, saat ditanya soal besaran dan sumberdana kegiatan dari seberang teleponnya mengatakan, agar ditanyakan saja PUPR.

Penulis: zai. Editor: gun.