HETANEWS

5 Fakta Menarik Persebaya Surabaya Jadi Kampiun Liga 2

Sejumlah pemain Persebaya Surabaya, merayakan kemenangan dgn mengangkat piala usai mengalahkan PSMS pada laga final Liga 2 di Stadion GBLA, Bandung, PSMS kalah 2-3 dari Persebaya. (Foto : Feri Setiawan)

Jakarta, hetanews.com-Persebaya Surabaya resmi menjadi juara Liga 2 musim 2017 setelah melewati beberapa rintangan. Di babak final, Bajul Ijo sukses menenggelamkan perlawanan skuat PSMS Medan 3-2 di Stadion Geloran Bandung Lautan Api, Bandung, Selasa (28/11/2017).

Sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, baik Persebaya maupun PSMS sudah menyuguhkan beberapa atraksi. Jual beli serangan hingga saling berbalas gol mewarnai jalannya pertandingan hingga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Kemenangan yang mampu direnggut tim Bajul Ijo menahbiskan nama mereka sebagai tim tertangguh Liga 2 musim ini. Sempat tertatih di awal kompetisi, akhirnya dengan segenap upaya yang dilakukan manajemen membuahkan hasil apik.

Salah satunya, tim manajemen bahkan sempat merombak susunan tim pelatih hingga mendatangkan beberapa pemain. Di balik suksesnya Persebaya dalam merebut trofi juara Liga 2, ternyata ada beberapa fakta unik dan menarik yang tak diketahui.

Berikut Tim BolaSport.com merangkum fakta tersebut:

1. Perjuangan Memulihkan Status

Perjuangan Persebaya untuk bisa berkompetisi di Liga 2 musim ini tidaklah mulus. Beragam upaya dilakukan elemen Persebaya untuk memulihkan status mereka di PSSI. Akhirnya, setelah sempat terkendala kasus dualisme, pada Januari 2017 status mereka dipulihkan dan berhak untuk berkompetisi.

2. Alfredo Vera

Pelatih Persebaya, Alfredo Vera, sukses menggandakan gelar juara yang sebelumnya sempat ia rengkuh bersama Persipura di ISC 2016. Praktis, kini Alfredo sukses mengawinkan gelar yang baru ia dapat, yakni ISC 2016 dan Liga 2 2017.

3. Irfan Jaya

Winger mungil Irfan Jaya didatangkan Persebaya pada 2016. Pada Liga 2 kali ini ia mendapat apresiasi sebagai pemain terbaik. Seperti Alfredo Vera, ia pun sukses mengawinkan gelar tersebut dengan top scorer ISC U-21 bersama PSM Makassar U-21.

4. Fandy Imbiri

Bek asli Jayapura ini termasuk pembelian sukses bagi Persebaya. Didatangkan pada pertengahan musim, ia cukup tangguh di posisi belakang.

Berhasil membawa Persebaya promosi, maka ia termasuk pemain yang bernasib mujur. Pasalnya, klub yang ia bela sebelumnya, Semen Padang, kini terdegradasi ke Liga 2.

5. Duel Tim Perserikatan

Pertandingan babak final melawan PSMS termasuk laga klasik. Bahkan, pertemuan keduanya juga cukup unik. Pasalnya, kedua tim merupakan kesebelasan yang telah mencuat saat era Perserikatan. Tak pelak, perjumpaan keduanya selalu dibilang laga klasik. Persebaya didirikan pada 1927, sementara PSMS terlahir pada 1950.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.