Simalungun, hetanews.com - Penyaluran bantuan Pemerintah Pusat melalui Pemkab Simalungun berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan sejenisnya, telah sampai di tangan warga yang bermukim di wilayah terpencil di Kabupaten Simalungun.

Meskipun di beberapa daerah masih terdapat masyarakat miskin yang belum menerima kartu "sakti" yang diterbitkan pemerintahan Joko Widodo, namun tidak dengan Turia dan warga Huta Pulo Rejo, Nagori Sah Kuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Turia menuturkan, meskipun tempatnya bermukim belum memiliki fasilitas listrik dan air, namun penyaluran bantuan dari Pemkab Simalungun tetap sampai kepada dirinya.

"Kalau kartu itu kami punya, beras Bulog juga dapat kok. hanya listrik dan air yang jadi masalah kami. Soalnya dari saya lahir sampek sekarang, listriknya belum masuk," kata Turia kepada hetanews, Sabtu (25/11/2017).

Terpisah Pangulu Nagori Sah Kuda Bayu, Suyatno mengatakan, pihaknya terus mengupayakan solusi untuk mengentaskan masalah-masalah yang tengah dihadapi warganya.

"Kami terus mengupayakan dan mencari jalan keluar untuk warga yang bermukim disana. Kami tau bagaimana sulitnya hidup tanpa aliran listrik yang memadai," ujarnya.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai wujud pelaksanaan program Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih, yang di periode keduanya ini mengusung tema pelayanan langsung kepada masyarakat.

Lebih lanjut ia menjelaskan, akan segera berkordinasi dengan pihak terkait, untuk menyelesaikan permasalahan fasilitas listrik yang belum dirasakan 17 Kepala Keluarga (KK) di Huta 1 Pulo Rejo.

"Kita akan terus upayakan agar PLN segera merealisasikan janjinya kepada warga Pulo Rejo. Sudah saya telepon langsung salah satu warga di sana, untuk mengumpulkan berkas-berkas yang diperlukan untuk permohonan ke PLN Perdagangan," paparnya.