HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Pemkab Situbondo 'Curi Ilmu' ke Kota Medan

Sekda Medan, Syaiful Bahri foto bersama rombongan Wabup Situbondo, Yoyok Mulyadi. (foto/ardiansyah)

Medan, hetanews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melakukan studi banding ke Kota Medan untuk mempelajari sistem tata kelola pemerintahan yang baik (good governnance) yang berjalan di Kota Medan.   

Kedatangan rombongan Pemkab Situbondo yang dipimpin Wakil Bupati, H Yoyok Mulyadi, tersebut, diterima Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri, Kamis (23/11/2017), di Ruang Rapat I, Kantor Wali Kota Medan.

Wakil Bupati yang hadir bersama Wakil Ketua TP PKK  Situbondo beserta sejumlah pimpinan OPD, di daerahnya, dijelaskan, bahwa kedatangan mereka dalam rangka melakukan koordinasi dengan Pemko Medan seraya belajar tentang tata kelola pemerintahan, khususnya dalam bidang pemerintahan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, pembinaan UKM, pengembangan pariwisata daerah, sistem budi daya perikanan, serta sistem kerja Dinas PU di daerah.

Rombongan memutuskan menjadikan Kota Medan sebagai role model karena letaknya yang strategis di pintu gerbang perekonomian wilayah barat Indonesia, sehingga ideal sebagai tempat belajar.

Menurutnya, untuk dapat bersaing dengan daerah lain dalam era globalisasi, daerahnya harus terus belajar mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.
  
Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri, mengaku berterima kasih kepada Pemkab Situbondo karena telah menjadikan Medan sebagai media untuk belajar, meskipun pada prinsipnya kedua daerah saling bertukar informasi dan pengalaman yang akan digunakan dalam pembangunan daerahnya masing-masing.

Sekda memperkenalkan karakteristik Kota Medan sebagai kota masa depan yang multikultural dimana Kota Medan juga sebagai pintu gerbang perekonomian internasional, di bagian barat Indonesia, mengingat letak geografisnya yang strategis.

Selain itu, ia juga memperkenalkan potensi-potensi perekonomian daerah di Kota Medan. Dijelaskannya, saat ini Kota Medan memiliki APBD sebesar Rp 5 T. Dengan APBD sebesar itu, tentunya pembangunan di Medan bisa berjalan mengimbangi persaingan global.
     
"Besarnya PAD Kota Medan tidak terlepas dari pendekatan Pemko Medan kepada wajib pajak untuk peningkatan penerimaan daerahnya, sehingga dengan berbagai inovasinya, PAD Kota Medan terus bertambah," tutur Sekda yang juga turut didampingi beberapa OPD Pemko Medan.

Sementara untuk pengembangan UKM dan potensi pariwisata di Kota Medan, terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan promosi ke seluruh nusantara hingga ke mancanegara seperti Batik Medan dan beberapa produk unggulan lainnya.

Ditambahkannya, Pemko Medan kini tengah serius memperbaiki infratstruktur dasar kota, baik dari jalan, saluran drainase, kebersihan kota, taman kota hingga penataan reklame di Medan.
   
Kunker tersebut ditutup dengan penyematan kain ulos serta plakat oleh Sekda Medan, Syaiful Bahri kepada Wabup Situbondo, Yoyok Mulyadi sebagai ungkapan selamat datang di Kota Medan, serta berfoto bersama oleh kedua pejabat pemerintah daerah tersebut.

Penulis: ardiansyah. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.