Simalungun, hetanews.com - Oknum anggota dewan Provinsi Sumatera dari Partai Gerindera, Ricat Sidabutar, pelit memberikan informasi saat hendak dikonfirmasi hetanews, Selasa (21/11/2017).

Hingga berita ini dilansir, belum diketahui apa alasan oknum dewan itu mengelak dengan cara minta agar wartawan mengkonfirmasi staf Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Sumut.

"Maaf, kepada bapak sana saja konfirmasi,"elak oknum dewan Provinsi Partai Gerindera dari daerah pemilihan Simalungun sambil menunjuk orang dimaksud.

Oknum pegawai Distan Provinsi, Bidang Ketahanan Pangan dimaksud, Maspar menerangkan, bahan baku benih padi dan pupuk yang didistribusikan.

Bersumber dari dana bantuan APBD Provinsi. "Ini bantuan dari APBD Provinsi. Benih padi, pupuk urea, kompos, organik, dan NPK," terangnya.

Terkait pendistribusiannya, lanjutnya,  langsung ke kelompok tani (KT). Dan yang mengadakan KT  adalah usulan dari daerah (Nagori Simpang Pane).

"Yang disalurkan disini untuk 200 hektar. Benih padi untuk KT Dosroha 1250 kg. KT Sejahtera 1250 kg. KT Sahata 1185 kg dan KT Sarinah 1175 kg," paparnya.

Namanya juga bantuan, ini kan namanya rangsangan kepada petani bahwa kita membantu dari provinsi. Perawatannya ditanggung KT itu sendiri, imbuhnya.

Kalau masalah besaran anggaran bantuan ini bukan ranah saya. Jadi saya kurang tau. Kan saya bagian tehnis pendistribusian. Dan tidak dipungut biaya, katanya.

Makanya, ini kita plot adalah pendistribusian ke KT atau ke desa berdasarkan persetujuan KT itu sendiri. Kan ada wilayah KT yang tak dapat dilalui truk.

Saya tak tau apa tujuan dewan itu disini, sehingga dia meminta saya menanggapi konfirmasi anda. Yang jelas ini kegiatan Distan bidang ketahanan pangan, ujarnya.

Saya staf, kalau kepala bidang ketahanan pangan, pak Johaini. Kalau utuk pupuk urea, KT Dosroha 725 kg. KT Sejahtera 700 kg. KT Sahata 636 kg dan KT Sarina 488 kg, beritahunya.

Keseluruhan bantuan ini untuk empat kelompok tani di desa Simpang Pane, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun ini, tukasnya.