HETANEWS

Dolok Masagal Kecamatan ke 32 di Simalungun, JR Saragih Kembali Tepati Janjinya

Kondisi jalan menuju pusat Kecamatan Dolok Masagal.

Simalungun, hetanews.com - Tidak hanya membangun sebuah gedung kantor Kecamatan yang baru serta fasilitas pendukung lainnya, Pemkab Simalungun juga meningkatkan kualitas jalan jurusan menuju Kantor Camat Dolok Masagal.

Peningkatan jalan tersebut dilakukan dengan metode hotmix efektif 170 m x 5.00, 285 m x 3.50 m, dan sebagian lainnya rabat beton 46 m x 3.00 m.

Adapun jumlah anggaran yang digelontorkan sebesar 992.120.000.00 bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Simalungun tahun 2017.

Sebelumnya, Pemkab Simalungun telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pembentukan Kecamatan Dolok Masagal per tanggal 4 Agustus 2017 lalu.

Kini, Kecamatan Dolok Masagal menjadi Kecamatan ke 32 di Kabupaten Simalungun, yang meliputi wilayah Nagori Raya Huluan, Dolog Huluan, Bah Bolon, Bintang Mariah, Raya Usang, Nagori Bangun Pane, Parjalangan, Partuahan, Sinaman Labah dan Pamatang Sinaman sebagai wilayah teritorial pemerintahan Kecamatan Dolok Masagal.

Perlahan namun pasti, Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih terus menggenjot perbaikan infrastruktur di wilayah pemerintahannya.

Plank proyek peningkatan jalan menuju Kantor Kecamatan Dolok Masagal.

Kendatipun orang nomor 1 di Pemkab Simalungun ini disebut-sebut gagal dalam meratakan pembangunan, namun faktanya wilayah Pamatang Raya telah mengalami banyak perubahan di bidang pembangunan infrastruktur.

Salah satu warga Nagori Bah Bolon, Kecamatan Raya, D Boru Sidauruk mengatakan, JR Saragih telah menepati janjinya pada saat kampanye di Pemilihan Bupati (Pilbup) tahun 2016 lalu. Menurutnya, perkembangan pesat  telah ia rasakan setelah dipimpin oleh JR Saragih.

“Banyak lah perubahan disini, dulu ini hutan. Sekarang sudah kayak kota kulihat, jalannya pun sudah bagus, kami gak palah jauh-jauh lagi ke Raya untuk keprluan surat menyurat. Saya salut sama JR Saragih,” tandas ibu 2 anak ini.

Diketahui, sebelum adanya pemekaran warga di seputaran Nagori Bah Bolon dan sekitarnya harus menempuh jarak 20-40 km antar nagori.

Asisten I Pemkab Simalungun, Marolop Silalahi mengungkapkan, dengan adanya pemekaran tersebut pelayanan masyarakat diharapkan semakin meningkat dan perlahan masyarakat di pedalaman Simalungun dapat merasakan dampak pembangunan.

Kedepannya, Kecamatan Dolok Masagal akan dipimpin oleh Ryan Pakpahan sebagai Camat Dolok Masagal dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Simalungun sebagai unsur penyelenggara pemerintahan.

Penulis: tim. Editor: aan.