HETANEWS

Iptu E Tampubolon Pimpin Penertiban Jam Pengoperasian Warnet di Siantar Timur

Siantar, hetanews.com - Kapolsek Siantar Timur, Iptu E Tambulon, memimpin langsung penertiban waktu pengoperasian warung internet (warnet), di wilayah hukum (wilkum) Polsek Siantar Timur, Selasa (14/11/2017) malam.

Kapolsek turut didampingi Kanit Reskrim, Iptu L Sinaga, Kanit Sabhara, Aiptu Irwansyah Purba, Kanit Binmas, Aipda Jeffry Siregar dan personil Polsek Siantar Timur.

Beberapa warnet, di sekitaran Jalan Sang Naulauh dan Jalan Sutomo yang masuk dalam wilkum Polsek Siantar, terbukti melanggar jam atau waktu pengoperasian yang telah ditentukan.

"Batas waktu pengoperasian warnet sampai pukul 23.00 WIB. Tetapi, banyak juga temui di lapangan yang tidak memiliki izin usaha dari Dinas Perizinan setempat dan tidak ada izin keramaian,"tutur Kapolsek, Rabu (15/11/2017) saat ditemui di Mapolsek Siantar Timur, didampingi Kanit Binmas, Aipda Jeffry Siregar.

Adapun dasar dari penertiban jam (waktu) pengoperasian warnet di wilkum Siantar Timur adalah karena adanya laporan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat saat rapat kebangsaan bersama Kapolsek Siantar Timur, Camat Siantar Timur dan Danramil 02/Siantar Timur, Kapten Inf Hairul Hadi.

Tokoh masyarakat dan tokoh agama tersebut, merasa resah akan keberadaan pengoperasian warnet hingga 24 jam yang beroperasi, di Kecamatan Siantar Timur.

"Kita lakukan penertiban waktu pengoperasian yang juga merupakan arahan dari bapak Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan kepada para Kapolsek jajaran untuk menekan angka kejahatan di masing-masing wilayah hukumnya,"sambung Kapolsek.

Dan kedepannya, penertiban tersebut selalu berkesinambungan terhadap setiap-setiap warnet di wilayah hukum Siantar Timur.

Kapolsek juga menghimbau agar kepada pengusaha warnet yang tidak memiliki izin usaha dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpada Satu Pintu (Dinas Perizinan) Kota Siantar dan izin keramaian dari kepolisian, agar segera mengurusnya.

"Sebelum terbit izin, warnet tersebut jangan dioperasikan. Dan apabila izin sudah lengkap, diharap jangan melanggar batas waktu pengoperasian. Bila peraturan tersebut dilanggar, izin usahanya akan direkomendasikan untuk ditutup serta bila terdapat unsur pidana, maka ditetapkan sesuai UU hukum pidana," tutup Iptu E Tampubolon.

Penulis: ndo. Editor: gun.