Siantar, hetanews.com - Seorang pegawai Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar, Marudut Haposan Pardede, dilakukan tindakan langsung (tilang) oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Siantar.

Ia yang memakai kemeja berwarna putih merah yang belakangnya bertuliskan KPU Siantar terkena Operasi Zebra Toba 2017, di depan Taman Bunga Kota Siantar, Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (9/11/2017) sore.

Mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX berwarna merah dengan nomor polisi (nopol) BK 2320 T yang diakuinya sepeda motor dinas KPUD Kota Siantar.

Saat diberhentikan personil Satlantas Polres Siantar, ia tidak bisa menunjukkan surat-surat kelengkapan berkendara. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dikatakannya tinggal di rumah dan Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya telah habis masa berlaku.

Ditanyai awak media, ia hendak ke Hotel Sapadia untuk menghadiri pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kota Siantar.

"Mau ke Sapadia (Hotel) bang, pelantikan PPK. Tinggal STNK nya di rumah," katanya singkat.

Karena tak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat berkendara, akhirnya sepeda motor yang dikemudikan Pardede, diamankan oleh personil Satlantas Polres Siantar.

Sementara itu, Iptu Relina selaku Kanit Regiden Satlantas Polres Siantar yang memimpin operasi kali ini menjelaskan, sebanyak 20 personil diturunkan.

Objek operasi Zebra Toba 2017 tidak hanya untuk kendaraan roda dua saja, melainkan roda empat juga. Pengendara yang tidak memiliki SIM, STNK, kaca spion, lampu yang tidak hidup maupun pengemudi yang tidak menggunakan safety belt akan dikenakan tilang.

"Untuk operasi Zebra Toba 2017 ini, sebanyak 20 personil kita turunkan. Dan sampai saat ini, kita tidak menemukan adanya pengendara yang menggunakan SIM ataupun STNK palsu," tuturnya.