HETANEWS

Pasca Diperiksa Kejari Labuhanbatu, Kades Mengaku dapat Teror

Labuhanbatu, hetanews.com - Pasca diperiksanya seluruh Kepala Desa (kades) se-Labuhanbatu oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu, terkait kasus tower wifi yang menggunakan anggaran dana desa, beberapa pekan lalu, teror pun bermunculan.

Teror yang muncul melalui seluler (Hp) itu mencatut nama Kejari Labuhanbatu kepada para Kades yang ada di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.  

Hal itu disampaikan Ketua Asosiasi Persatuan Kepala Desa Indonesia (Apdesi) Labuhanbatu, Moh Asmui kepada awak media, Rabu (8/11/2017).  

Kepada wartawan, Asmui mengatakan, kalau baru-baru ini dirinya dapat teror melalui Hp miliknya, mengaku dari intel Kejari Labuhanbatu atas nama Ricardo yang ujung-ujungnya meminta uang sebesar Rp40 juta untuk uang jalan.  

"Pasca pemeriksaan yang dilakukan Kejari terhadap seluruh kades lalu, ada oknum yang mengatasnamakan penegak hukum melakukan teror kepada kami, para kepala desa yang ujung-ujungnya meminta uang. Apa dikiranya kami ini bodoh dan takut,"ungkap Asmui.  

Asmui juga meminta kepada seluruh Kades agar jangan mau dijadikan sapi perah oleh para oknum-oknum, baik mengatasnamakan intansi penegak hukum maupun lainnya.  

Sebab dalam waktu dekat, dirinya bersama seluruh Kades se-Labuhanbatu (75 Kades) melalui Apdesi akan menyurati Presiden terkait pemeriksaan yang dilakukan pihak Kejari Labuhanbatu, beberapa pekan lalu.  

"Sesuai kebijakan Presiden Jokowi, pemeriksaan anggaran DD dan ADD ini kan dilakukan setelah usai tahun anggaran. Sedangkan saat ini penggunaan anggaran masih berjalan, kami akan mengadukan hal ini kepada Presiden Jokowi melalui surat,"ungkap Asmui.  

Kepada wartawan, Asmui juga mengatakan, tak hanya dirinya yang diteror oleh oknum yang mengaku dari Intel Kejari untuk meminta sejumlah uang, namun para Kades lainnya ikut diteror juga.

Namun Asmui telah mengintruksikan kepada para Kades agar jangan takut dan jangan mau memberikan uang kepada oknum misterius tersebut. 

Penulis: bs. Editor: gun.