Simalungun, hetanews.com - Wahyu Syahputra (24) tewas usai tertembak senjata laras panjang milik oknum anggota TNI AD dari Batalyon Infanteri 126/Kala Cakti, Kisaran, Selasa (7/11/2017).

Karyawan PTPN 4 Kebun Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun itu tertembak senjata laras panjang milik Praka Hendrawan (32) yang di BKO kan sebagai Petugas Pengamanan (Pam) di perkebunan milik negara tersebut.

Informasi dihimpun, Selasa (7/11/2017) sekira pukul 11.30 WIB, sejumlah saksi yang merupakan karyawan Kebun Gunung Bayu bersama dengan Praka Hendrawan sedang duduk-duduk di pondok di samping pohon beringin yang terletak di Afdeling IX Sukamulia Desa Talun Saragih, Kecamatan Bosar Maligas.

Pihak keluarga korban tampak syok atas peristiwa tertembaknya Wahyu.

Saat sedang duduk-duduk, Praka Hendrawan berdiri sambil mengangkat dan memperkenalkan senjata laras panjang yang dipegangnya. Bersamaan dengan itu, Praka Hendrawan mengokang senjatanya dan mengarahkannya ke arah depan (pinggir jalan) dan tidak berapa lama kemudian senjata meletus 2 kali.

Bersamaan dengan meletusnya senjata, saat itu korban Wahyu Syahputra naik dari parit pinggir jalan ke arah atas. Sebelumnya korban mencuci kakinya di parit jalan yang tidak terlihat oleh Praka Hendrawan. Diduga korban tertembak oleh peluru senjata yang ditembakkan oleh Prada Hendrawan. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) di Kabupaten Batubara, namun sayang nyawanya tidak tertolong lagi.

Informasi terakhir dihimpun di lapangan, jika kejadian ini telah ditangani pihak Denpom I/1 Siantar.